Puan Maharani: Pembangunan Manusia Butuh Masukan dan Solusi dari Perguruan Tinggi

Puan Maharani: Pembangunan Manusia Butuh Masukan dan Solusi dari Perguruan Tinggi
Menko PMK, Puan Maharani. Foto: Kemenko PMK

Dalam konteks nasional, Menko PMK mengatakan bahwa Indonesia sejak 2012 hingga tahun 2042 berada dalam periode bonus demografi yang memiliki potensi untuk mengalami peningkatan kesejahteraan secara signifikan.

Menurut Puan, kesempatan emas dari bonus demografi bisa dioptimalkan dengan empat syarat yakni kualitas sumberdaya manusia yang tinggi, tersedianya lapangan pekerjaan yang layak, akumulasi tabungan nasional yang meningkat, dan adanya kesetaraan gender dan non-diskriminatif di pasar kerja.

Selain itu, menurut Menko PMK, pembangunan berkelanjutan bisa diwujudkan jika memiliki karakter bangsa yang kuat, dilandasi sikap mental positif.

Sesuai Inpres No. 12 Tahun 2016, presiden juga telah menginstruksikan implementasi Gerakan Nasional Revolusi Mental. “Sebagai salah satu nilai dalam Revolusi Mental, saya tidak akan pernah bosan untuk terus menyuarakan tentang gotong royong karena saya yakin bangsa ini tidak akan besar dan maju tanpa kerja bersama secara gotong royong,” tegasnya.

“Jika IPB sudah melaksanakan KKN tematik Revolusi Mental, saya harapkan IPB jadi pelopor gerakan ini sekaligus jadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat, dan berbuat nyata hingga masyarakat paham dan akhirnya mau berubah serta mengembalikan jatidiri bangsa sesungguhnya," pungkas Puan. (adk/jpnn)


Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan, dengan kompetensi yang dimiliki, Fakultas Ekologi


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News