Puasa Mutih

Oleh Dahlan Iskan

Puasa Mutih
Dahlan Iskan dan Aminarto (bertopi). Foto disway.id

Lama-lama Aminarto diminta membersihkan komputer. Atau membetulkan kabel. Kok bisa semua. Akhirnya jadi teknisi di ruang redaksi.

Urusan modem, transmisi, transfer berita, dan banyak lagi menjadi pekerjaannya. Akhirnya menjadi general manager di office building ketika kami membangun gedung perkantoran.

Aminarto memilih pensiun di umur 50 tahun. Ia ingin membantu istrinya yang membuka spa di Surabaya.

Sambil tiap hari ikut senam bersama saya. Berbagai jenis laku tirakat Jawa sebenarnya sudah sering saya dengar. Sejak kecil. Sejak masih di Magetan dulu.

Namun justru baru di tahun 2020 ini saya menyaksikan sendiri, dilakukan oleh teman senam saya sendiri.

Saya pun ingat ajaran Jawa lainnya. Yang khusus untuk dilakoni (dijalankan) di musim virus seperti ini.

Namanya: Kidhung Luput Bilahi. Dibaca tengah malam. Setelah mandi 100 gayung itu. Setelah puasa mutih 40 hari itu.

Itu bisa juga disebut Kidhung Luput Kolo Bendhu.

Namanya Aminarto. Ialah contoh seorang cleaning service yang akhirnya bisa jadi general manager perusahaan office building.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News