Rabu, 19 Juni 2019 – 20:51 WIB

Puji Keputusan Prabowo, Yusril Siap Ladeni Jurus Bambang Widjojanto

Sabtu, 25 Mei 2019 – 20:44 WIB
Puji Keputusan Prabowo, Yusril Siap Ladeni Jurus Bambang Widjojanto - JPNN.COM

Yusril Ihza Mahendra. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Tim Advokasi Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin (Jokowi - Ma’ruf) Yusril Ihza Mahendra menyambut positif keputusan Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno menggugat hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Yusril, mempersoalkan hasil Pilpres 2019 melalui MK merupakan jalan yang tepat.

“Membawa ketidakpuasan atas hasil pilpres ke MK adalah langkah yang tepat dan terhormat. Semua pihak harus mengedepankan penyelesaian sengketa melalui badan peradilan yang bebas dan mandiri serta terlepas dari pengaruh pihak mana pun juga,” ujar Yusril melalui siaran pers ke JPNN.Com, Sabtu (25/5).

Mantan menteri sekretaris negara itu meyakini jalur hukum merupakan mekanisme penyelesaian konflik secara damai, adil dan bermartabat. MK, kata Yusril, merupakan lembaga yang tepercaya untuk menyelesaikan sengketa hasil pemilu.

Yusril pun mengajak masyarakat memantau proses persidangan atas gugatan Prabowo - Sandi di MK. “Agar MK bersidang secara fair, jujur dan adil, silakan rakyat mengawasi jalannya persidangannya,” ucapnya. Baca juga: Terima Kasih, Prof Yusril Sudah Bela Posisi Jokowi

Yusril menambahkan, KPU menjadi termohon dalam gugatan yang diajukan kubu Prabowo - Sandi itu. Adapun kubu Jokowi - Ma’ruf menjadi pihak terkait.

Guru besar ilmu hukum itu juga menyinggung soal langkah kubu Prabowo - Sandi menunjuk Bambang Widjojanto alias BW sebagai koordinator tim pengacara duet bernomor urut 02 tersebut. “Bambang Widjajanto adalah seorang advokat yang berilmu dan berintegritas,” katanya.

Baca juga: Konon BW Pimpin Tim Hukum Prabowo - Sandi karena Usulan Denny

“Mari beri kesempatan seluas-luasnya kepada beliau (BW) dan tim untuk mengemukan argumentasi hukum, menghadirkan alat bukti yang sah, saksi-saksi dan ahli ke persidangan untuk membuktikan dugaan kecurangan Pilpres yang menyebabkan kekalahan Pasangan 02. Kewajiban untuk membuktikan dugaan itu ada pada beliau selaku pemohon dalam sengketa,” tuturnya

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar