Puteri Indonesia 2022 Membahas 'Body Checking' di Tengah Isu Pelecehan Seksual

Puteri Indonesia 2022 Membahas 'Body Checking' di Tengah Isu Pelecehan Seksual
Enam kontestan Miss Universe Indonesia melaporkan tindakan pelecehan seksual. (Instagram: @missuniverse_id)

Kalau pun ada bagian tubuh yang ada bekas luka dan butuh difoto, yang difoto hanya bagian spesifik tersebut dan tanpa wajah.

Salah satu keperluannya adalah untuk menentukan jenis busana yang akan dipakai oleh kontestan, apakah busana yang diperlukan harus menutupi bekas luka yang dimiliki, misalnya.  

Yayasan Puteri Indonesia menegaskan pihaknya tidak terlibat dalam penyelenggaran kontes Miss Universe Indonesia.

Tahun lalu, selebriti Thailand dan advokat hak transgender Jakapong "Anne" Jakrajutatip membeli Organisasi Miss Universe seharga $31 juta.

Kontes ini diadakan di Jakarta untuk memilih perwakilan Indonesia yang akan bertanding di kompetisi tahunan Miss Universe yang akan diadakan di El Salvador akhir tahun ini.

Kontes yang diadakan oleh Organisasi Miss Universe, yang dimiliki bersama oleh Donald Trump antara tahun 1996 dan 2002, ini telah berlangsung sejak tahun 1952.



Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Mengapa kontestan ajang kecantikan di Indonesia harus melakukan 'body checking' dan seperti apa praktiknya? ABC Indonesia berbicara dengan Puteri Indonesia 2022 Laksmi De Neefe untuk mengetahuinya


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News