Rahayu Saraswati: Saya Perempuan Bukan Berarti Bisa Dilecehkan

Rahayu Saraswati: Saya Perempuan Bukan Berarti Bisa Dilecehkan
Rahayu Saraswati. Foto: Dokumen Pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Bakal Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menanggapi twit soal pelecehan yang diduga disematkan kepada dirinya.

Sara, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa pelecehan tidak ada hubungannya dengan afiliasi politik.

Ia mengaku, siapa pun bisa menjadi korban pelecehan seksual, entah itu karena perbedaan politik ataupun gender.

"Pelecehan tidak ada hubungannya dengan afiliasi politik. Beda pilihan politik bukan berarti bisa dilecehkan, atau karena saya perempuan bukan berarti bisa dilecehkan," twitnya pada akun @RahayuSaraswati di Twitter, Sabtu (5/9).

Sara yang merupakan wakil dari Muhamad di Pilkada Tangsel ini menyebut, pelaku pelecehan hanya dapat dilakukan oleh mereka yang berjiwa kerdil dan pengecut.

"Pelecehan hanya dilakukan oleh mereka yang berjiwa kerdil dan pengecut," tandas perempuan yang juga keponakan dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. (mcr4/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Bakal calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati menanggapi dugaan pelecehan yang ditujukan kepada dirinya.


Redaktur & Reporter : Dicky Prastya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News