JPNN.com

Ramalan 2019 dari Ki Kusumo, Ada soal Ariel dan Luna Maya

Kamis, 27 Desember 2018 – 12:57 WIB Ramalan 2019 dari Ki Kusumo, Ada soal Ariel dan Luna Maya - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Aktor dan paranormal kondang Ki Kusumo meramal di tahun 2019 yang merupakan tahun politik bakal banyak kisruh, akan banyak peristiwa politik yang menggemparkan.

"Saya berharap perhitungan saya soal ini salah. Tahun besok itu bakal banyak konflik besar, karena memang kebetulan tahun politik, tahun di mana kita akan menentukan pemimpin negeri," kata pria dengan nama asli Adhi Kusuma Wahab ini, Kamis (27/12).

Terkait prediksi Pilpres 2019, Ki Kusumo tak terlalu berani bicara. "Itu akan jadi pernyataan politik," ucapnya.

Ki Kusumo menjelaskan, tahun 2019 adalah tahun babi tanah, diakhiri dengan tahun anjing tanah. "Unsur tanah masih berjalan di 2019, sesuatu yang berkaitan dengan tanah masih mendominasi, dari segi perekonomian, politik, segi apa pun masih berkait," katanya.

Dari sisi ekonomi, babi itu buat sebagian orang dianggap sebagai lambang kekayaan, lambang kesuksesan dalam usaha.

"Untuk orang yang punya usaha akan sangat luar biasa bagus, karena merupakan awal sukses. Orang yang awalnya berusaha belum pernah sukses, nah tahun ini bisa mendapat kemudahan, karena tahun ini merupakan tahun yang secara simbol merupakan tahun kaya," ujar pria yang maju menjadi caleg DPD RI dari dapil Sulawesi Tengah tersebut.

Paranormal yang membuka praktek di Jalan Swatantra V No.6 Jatiasih, Bekasi ini lalu meramal soal artis, tentang hubungan asmara, karier dan perceraian para pesohor di dunia hiburan.

"Perceraian di kalangan artis akan meningkat, karena konflik (tahun) babi itu banyak. Babi itu tidak peduli teman, tidak peduli pasangan, yang penting dia bisa punya keuntungan dia akan lakukan apa pun juga untuk bela kepentingan pribadi," kata Ki Kusumo.

Namun, di sisi lain, selain perceraian, pernikahan di kalangan artis juga menurut Ki Kusumo bakal lebih banyak ketimbang 2018."Perceraian gencar, pernikahan juga gencar, dan semuanya banyak yang berkonflik," katanya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...