JPNN.com

Ratusan Wali Murid Gadaikan KJP, Ini Ancaman dari Anak Buah Anies Baswedan

Kamis, 16 Juli 2020 – 05:04 WIB
Ratusan Wali Murid Gadaikan KJP, Ini Ancaman dari Anak Buah Anies Baswedan - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Gegara kesulitan ekonomi, ratusan wali murid di Kalideres terpaksa menggadaikan Kartu Jakarta Pintar ke toko peralatan sekolah. Kini mereka terancam dijatuhi sanksi oleh anak buah Gubernur Anies Baswedan.

Pemerintah Kota Jakarta Barat menegaskan tindakan menggadaikan KJP adalah pelanggaran peraturan. "Sebenarnya enggak boleh digadaikan, begitu beli harus dikembalikan pada yang punya," ujar Kepala Suku Dinas Pendidikan I Jakarta Barat Agus Ramdani di Jakarta, Rabu (15/7).

Sebelumnya, Polsek Kalideres merilis kasus pemerasan oleh polisi dan wartawan gadungan terhadap pedagang peralatan sekolah, Santi Adriani.

Para pelaku menuduh Santi menggelapkan 219 lembar KJP orang tua murid dengan barang bukti tersebut di tokonya.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar mengatakan ratusan KJP itu didapat korban dari para orangtua murid yang menitipkannya sebagai jaminan.

Penggadaian KJP termasuk salah satu pelanggaran yang diatur dalam Peraturan Gubernur nomor 4 tahun 2018, yang menyebabkan pemiliknya dapat dikenakan sanksi pencabutan hak penerimaan.

"Kalau terjadi mereka melanggar, sanksinya jelas di pasal 35, dikenakan sanksi penarikan dana KJP dan penghentian KJP-nya," ujar Kasubbag TU UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Asriyanto.

Asriyanto memastikan sistem pencairan KJP diumumkan secara terbuka beserta tanggal penerimaan di rekening pemilik.

Sumber Antara

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
adil