Realisasi Raskin Sulit Capai 100 Persen

Bulog Tanggung Kerugian Rp 1,5 T

Realisasi Raskin Sulit Capai 100 Persen
Realisasi Raskin Sulit Capai 100 Persen
Dari total kerugian Bulog Rp 1,5 triliun, sekitar Rp 985,2 miliar merupakan selisih subsidi raskin pada 2008 dan 2009 yang belum diaudit BPK. Rinciannya, pada 2008 ada selisih kurang bayar subsidi sebesar Rp 17,9 miliar untuk 3,23 juta ton raskin. Pada 2009, kekurangan pembayaran mencapai Rp 967,2 miliar.

Selisih kurang bayar itu melonjak lantaran adanya selisih HPB Rp 290,4 per kg untuk pengadaan dan penyaluran 3,33 juta ton raskin pada tahun itu. Dia menjamin kerugian seperti itu tidak akan terulang lagi tahun ini. Pada tahun anggaran 2010, usul HPB oleh Bulog sebesar Rp 6.825 per kg sudah disetujui Badan Anggaran DPR.

"Jumlah itu sudah diperhitungkan sehingga tidak kembali terjadi kurang bayar dana PSO seperti pada tahun-tahun buku sebelumnya," ujar Sutarto. Guna memenuhi aspek keterjangkauan masyarakat terhadap beras dan menjaga stabilitas ketersediaan beras, lanjut dia, pengadaan raskin dilakukan dari dalam negeri. Selain itu, bisa mengamankan harga jual demi kesejahteraan para petani.

"Untuk keterjangkauan, pemerintah menyalurkan raskin dengan upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga miskin. Tetapi, masih ada kendala terkait masalah kualitas dan kuantitas," pungkasnya. (zul/dwi)

JAKARTA - Pemerintah mengevaluasi realisasi program beras untuk masyarakat miskin (raskin). Dirut Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, realisasi


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News