Rebutan Lahan Parkir, Dua Ormas Bentrok, Satu Sekarat

Rebutan Lahan Parkir, Dua Ormas Bentrok, Satu Sekarat
Rebutan Lahan Parkir, Dua Ormas Bentrok, Satu Sekarat

jpnn.com - MEDAN - Puluhan anggota Ikatan Pemuda Karya (IPK) menyerang kantor Rayon AMPI Medan Johor dengan membawa klewang, batu, balok dan senjata tajam lainnya.

Bentrokan pun tak terelakkan hingga mengakibatkan Jalan Karya Wisata/Karya Kasih, Senin (14/4) siang, mencekam. Motif sementara, perebutan lahan parkir di areal Komplek Elit J City.
 
Akibat bentrokan tersebut, salah seorang anggota AMPI, Rizal sekarat di Rumah sakit Mitra Sejati Jalan AH Nasution Medan, Senin (14/4) sekira pukul 13.00 wib.
 
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari lokasi bentrokan, puluhan pria berseragam IPK itu berjalan kaki mendatangi kantor Rayon AMPI Medan Johor. Gerombolan bersenjata tajam itu langsung melempari kantor AMPI dengan batu. Serangan itu pun mendapat balasan.
 
Bentrokan sontak membuat warga sekitar berlarian menyelamatkan diri. Hingga tim anti huru-hara dan personel Polsek Delitua turun ke lokasi. Kehadiran polisi membuat kedua kubu berlarian.
 
"Sudah kita halau bentrokannya dan sudah kita amankan juga. Para pelaku bentrokan sebagian lagi masih kabur," ungkap Kapolsek Delitua, Kompol Wahyudi SIK.
 
Personil Sabhara Polresta Medan mengamankan 5 oknum anggota IPK yang terlibat bentrok dengan AMPI. Kelimanya yakni Herry Sitepu (33), Kawar (22), Fery (16), Haris (44) dan Bahar (25). Saat ini kelimanya menjalani pemeriksaan di Mapolresta Medan, Jalan HM Said, Medan Timur.
 
Salah seorang anggota IPK, Kawar saat dimintai keterangan mengaku tidak tahu apa-apa. "Saya tidak tahu bang, tiba-tiba saya diangkat Polisi dan dipukuli," elaknya sembari naik ke lantai II ruang Jahtanras Polresta Medan.
 
Wakasat Reskrim Polresta Medan, AKP Yudi Afrianto menyatakan masih melakukan pemeriksaan terhadap lima anggota OKP IPK yang diamankan dalam bentrokan dengan Anggota AMPI di Jalan Karya Wisata/Karya Kasih.
 
Kelimanya diduga menjadi otak dibalik terjadinya bentrokan untuk memperebutkan lahan parkir pada salah satu komplek perumahan di kawasan tersebut. "Kelimanya diduga menjadi provokator bentrokan tersebut," ujarnya.
 
Sementara itu, Ketua AMPI Sumut, Syaff Lubis yang dihubungi mengatakan bahwa peristiwa bentrokan tersebut terjadi lantaran persoalan pribadi dan tidak membawa organisasi. "Itu masalah pribadi, dan sudah diatasi oleh ketua-ketua yang bersangkutan. Saya lagi di Deli Serdang menghadiri pelantikan Bupati," ucapnya singkat.
 
Hal senada dikatakan Ketua AMPI Kota Medan, Isnanda Ramli. "Itu masalah pribadi dan tadi wakil ketua masing-masing sudah bertemu. Tidak ada yang perlu dibesarkan, sudah ketemu tadi mereka," ujarnya.
 
Terkait adanya keterlibatan anggota OKP IPK dalam penyerangan ke kantor Rayon AMPI Medan Johor, lagi-lagi Ramli menyebutkan masalah pribadi.

“Sudah selesai itu, tidak ada masalah lagi, itukan masalah pribadi jangan melebar lagi lah. Mengenai adanya korban di rumah sakit, dia juga mengatakan masalah pribadi. Masalah pribadi itu, uda ya, sudah selesainya itu," ucapnya.(gib/mri)


Berita Selanjutnya:
Ritual Mencuri Malam Jumat

MEDAN - Puluhan anggota Ikatan Pemuda Karya (IPK) menyerang kantor Rayon AMPI Medan Johor dengan membawa klewang, batu, balok dan senjata tajam lainnya.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News