Rekor Laba

Oleh: Dahlan Iskan

Rekor Laba
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

Hanya saja, dengan penghasilan sebegitu, mereka tidak bisa lagi membeli rumah. Pun secara mencicil 20 tahun, padahal di sana tidak mudah mencari rumah di kompleks Mertua Indah.

Kalau perang berlanjut dalam mode slow motion seperti sekarang, yang gembira raja-raja minyak itu. Sekaligus betapa susahnya dunia.

Amerika pilih perang. Dan menang. Harapannya.

Xi Jinping pilih merintis perdamaian. Dan sulit.

Tentu banyak sekali yang dibicarakan selama 1 jam itu. Tiongkok pasti merasakan bagaimana terancamnya satu negara bila tetangga dekatnya menjadi satelit negara lawan.

Itu yang dirasakan Rusia ketika Ukraina ingin menjadi anggota NATO. Tiongkok tahu perasaan Rusia tersebut.

Amerika tidak bisa merasakan perasaan itu. Tetangganya di utara adalah sahabat terbaiknya. Tetangganya di selatan, Meksiko, bisa dibuat tergantung ke Amerika.

Amerika baru akan bisa merasakan itu kalau, misalnya, tiba-tiba, Mexico menjadi negara anti Amerika sekaligus menjadi satelitnya Rusia atau Tiongkok.

YANG perang Ukraina, yang memutuskan harus menang Amerika Serikat. Selasa lalu DPR Amerika mengeluarkan resolusi bahwa Ukraina harus menang lawan Rusia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News