Senin, 25 September 2017 – 05:46 WIB

Resmikan Air Bersih di Desa Joho, Menko PMK Ajak Warga Hidup Sehat

Senin, 17 Juli 2017 – 19:32 WIB
Resmikan Air Bersih di Desa Joho, Menko PMK Ajak Warga Hidup Sehat - JPNN.COM

jpnn.com, KLATEN - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, mengingatkan tentang pentingnya menjaga kelestarian berbagai sumber air. Mbak Puan mengatakan, saat ini masih terdapat 95 juta penduduk atau 37 persen dari jumlah penduduk Indonesia, yang belum memiliki akses air minum layak, serta masih terdapat 120 juta penduduk atau 47 persen yang belum memiliki sanitasi yang layak.

Puan menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pada peresmian air baku di Desa Joho, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (17/7).

Peresmian air baku di Desa Joho ini diharapkan bisa menginspirasi percepatan peningkatan akses sanitasi untuk meraih Universal Access yaitu capaian sanitasi layak 100 persen. "Oleh karena itu, program akses air minum dan sanitasi harus diperluas agar bisa menjangkau wilayah-wilayah padat penduduk, wilayah pedesaan, wilayah nelayan, dan daerah tertinggal lainnya," tutur Puan.

Dia menambahkan, melaksanakan percepatan pembangunan infrastruktur dasar air minum dan sanitasi adalah selaras dengan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan bisa berdampak pada capaian membangun manusia Indonesia yang sehat, berkembang, dan cerdas. Dengan kondisi masyarakat yang sehat, akan meningkatkan produktivitas masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

Mbak Puan juga memberikan apresiasi dengan adanya solusi kreatif melalui skema keuangan mikro yang telah diinisiasi di beberapa kabupaten kota yang bekerja sama dengan lembaga-lembaga keuangan dalam program percepatan pembangunan infrastruktur dasar air minum dan sanitasi.

"Perluasan sosialisasi dan edukasi juga perlu dilakukan untuk memberi pemahaman bagaimana caranya ikut melestarikan sumber air, menjadikan sanitasi sebagai hal yang perlu diprioritaskan, dan pentingnya perilaku hidup sehat dan bersih. Buang air besar di tempat tertutup, misalnya, bisa mencegah diare dan malaria. Kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dan dalam mempersiapkan makanan juga bagian dari gerakan bersih dan sehat," imbuh Bu Menko.

Dia meminta dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat umum untuk menjaga pelestarian sumber air, serapannya, dan sampai pada membangun perilaku hidup sehat dan bersih menjaga lingkungan.

"Semoga peresmian air baku atau air bersih ini akan memberikan manfaat dan menjadi momentum bagi masyarakat di sekitar sumber air baku, untuk menjalankan perilaku dan upaya hidup sehat dan bersih," kata Puan.

SHARES
loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini