Ribuan Warga Hadiri Acara Kreasi Indonesia di Perth

Hengki Setiawan juga menulis status di facebooknya “Merinding melihat penampilan dan kerjasama yang luar biasa acara #KreasiIndonesiaPerth2015…. Ribuan penonton, ratusan pendukung acara, puluhan stand makanan…
Iwan Kosasih dan Agustine dari Gereja The Rocks Ministry juga menyatakan sangat bersuka cita telah ikut serta dalam acara KREASI karena acara KREASI telah membangun suatu kebersamaan dan kerjasama yang luar biasa dari semua suku, dari semua agama dari semua profesi.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai tamu undangan dari negara sahabat dan perwakilan dari pemerintahan Australia Barat MR. Peter Abetz MLA. Salah satu tujuan dari acara KREASI adalah mempromosikan seni budaya dan kuliner Indonesia pada masyarakat yang tinggal di Australia Barat.
Tujuan tersebut telah dicapai dengan banyaknya masyarakat Australia dan dari beberapa negara lain yang hadir di acara KREASI Indonesia.
Konjen RI di Perth Ade Sarwono membuka acara dengan pemukulan gong.
Ade Padmo Sarwono selaku Konjen RI di Perth menghadiri acara KREASI dari pembukaan pukul 11am hingga acara penutupan pukul 7 malam. Dukungan dari KJRI Perth dalam mewujudkan acara KREASI ini sangat kuat terutama dari Ibu Widya Sinedu yang menjembatani antara panitia dan KJRI Perth.
Acara KREASI dibuka secara symbolic melalui pemukulan Gong oleh pak Ade, selaku Konjen RI di Perth dan dilanjukan dengan pembacaan puisi oleh Cak Room dan diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Acara KREASI (Kuliner, Etnik, dan Seni) Indonesia telah selesai dilaksanakan di Curtin Stadium, Perth, Australia Barat hari Minggu (30/8/2015)
- Apa Arti Kemenangan Partai Buruh di Pemilu Australia Bagi Diaspora Indonesia?
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Lagi Anthony Albanese
- Mungkinkah Paus Baru Datang dari Negara Non-Katolik?
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina