Rio: Massa Berteriak Bakar PKI dengan Membakar Bendera PDIP, Fitnah Keji

Rio: Massa Berteriak Bakar PKI dengan Membakar Bendera PDIP, Fitnah Keji
PDI Perjuangan. Ilustrasi Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur Dwi Rio Sambodo merasa geram dengan peristiwa pembakaran bendera PDIP dalam demonstrasi penolakan terhadap Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan gedung DPR, Rabu (24/6) kemarin.

Terlebih, kata dia, terdapat fitnah keji dalam peristiwa pembakaran bendera PDIP kemarin.

Massa aksi yang melakukan pembakaran, terkesan menyudutkan PDIP dengan PKI.

Hal itu diketahui Rio setelah melihat rekaman video peristiwa pembakaran bendera PDIP.

Kala itu massa berteriak bakar PKI, tetapi bendera PDIP yang dihanguskan.

"Dalam video berdurasi 02.33 yang viral, kelompok pedemo berteriak bakar PKI dengan membakar bendera PDIP adalah tindakan fitnah yang teramat keji dan wajib diproses hukum. Sekali lagi, wajib," kata Rio dalam pesan singkatnya kepada jpnn.com, Kamis (25/6).

Selain bernuansa fitnah, kata Rio, pembakaran bendera merupakan bentuk anarkisme yang dilakukan sekelompok masyarakat. Peristiwa itu juga mencoreng demokrasi di Indonesia.

"Pembakaran bendera PDIP merupakan bentuk anarkisme sekelompok masyarakat, serta tindakan kejahatan terhadap demokrasi yang tidak dibenarkan," ungkap dia.

Bendera PDIP dibakar, menurut Dwi Rio Sambodo merupakan fitnah keji karena massa sambil teriak bakar PKI.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News