Rita Widyasari Menghadapi Calon Kuat

Rita Widyasari Menghadapi Calon Kuat
Rita Widyasari (tengah). Foto: dok.JPNN

“Bu Rita menganggap saya senior dan kakak. Saya juga punya hubungan baik dengan ayahnya (Syaukani HR),” kata Makmur. Meski demikian, lanjut mantan bupati Berau dua periode (2005–2015) itu, Said juga melakukan komunikasi dengannya. 

Lain hal, kedekatan Rita dengan Andi Sofyan Hasdam yang saat ini menjabat pelaksana tugas (plt) sekretaris DPD Golkar Kaltim juga tak bisa dibantah. Setidaknya, terlihat dari struktur organisasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang diketuai Sofyan. Dari struktur yang baru terbentuk pekan lalu, Rita menduduki posisi ketua dewan pembina paguyuban tersebut.

Belum ditambah dukungan istri Sofyan, Neni Moerniaeni yang saat ini ketua DPD Golkar Bontang. Sinyal merapat ke kubu Rita juga kuat. Dari pendekatan gender, keduanya merupakan kepala daerah perempuan pertama dan kedua di Benua Etam. Rita di Kutai Kartanegara dan Neni di Bontang.

Apalagi, jika Rita bisa memanfaatkan momentum merebut hati lima ketua Golkar level kabupaten/ kota yang sempat dicopot ketua DPD Golkar Kaltim (nonaktif), Mukmin Faisyal di pengujung Desember 2015. Adapun kelima ketua itu, yakni Jafar Abdul Gaffar (Samarinda), Andi Burhanuddin Solong (Balikpapan), Andi Harahap (Penajam Paser Utara), Kaharuddin (Paser), dan AM Zainuddin Thaib (Kutai Barat).

Sebagai gantinya, diisi plt yang merupakan kubu Mukmin yang juga kompatriot Said. Samarinda diduduki Yunus Nusi, Balikpapan oleh Abdulloh, PPU diisi Amir P Ali, dan Mursidi Muslim di Kubar. 

Adapun Said bisa dipastikan mendapat dukungan dari pemegang nakhoda beringin saat ini Mukmin. Apalagi, Said memimpin organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila, tentu tak berdiam diri. Sepenuh kekuatan yang dimiliki akan total dikerahkan guna bisa menduduki kemudi beringin Kaltim.

Ketua DPD Golkar Samarinda Jafar Abdul Gaffar belum mau blakblakan mengenai arah dukungan saat musda provinsi. Kepengurusan beringin Kota Tepian yang ia pimpin memilih melihat situasi dan kondisi di lapangan terlebih dulu. Terhadap dua kandidat yang mengemuka, disebutnya, adalah kader Golkar terbaik. Tak ditampiknya bahwa kedua kandidat telah mengajak berkomunikasi agar bersama-sama membesarkan partai. 

Jauh lebih penting, terang dia, pelaksanaan musda berjalan aman, tertib, dan lancar. Semua dijalankan sesuai tata tertib (tatib) yang disepakati saat musda dan mengacu anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News