Ritual Pindah Agama, Sukmawati Soekarnoputri Didampingi Muhammad Putera

Ritual Pindah Agama, Sukmawati Soekarnoputri Didampingi Muhammad Putera
Sukmawati Soekarnoputri. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Putri proklamator RI Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri telah menjalani ritual Sudhi Wadani di kawasan Sukarno Center Heritage di Bale Agung, Singaraja, Buleleng, Bali, Selasa (26/10).

Pelaksanaan ritual pindah agama itu dilakukan bertepatan dengan ulang tahun Sukmawati Soekarnoputri yang ke-70 tahun.

Sebelum melakukan ritual Sudhi Wadani, ada rangkaian upacara yang harus dijalani adik Megawati Soekarnoputri itu pada Senin (25/10).

Kepala Sukarno Center Arya Wedakarna mengatakan bahwa upacara itu dipimpin oleh Pendeta Hindu dan disaksikan oleh keluarga Bale Agung, serta pejabat Sukarno Center.

Adapun upacara itu dilakukan di Pantai Utara Buleleng, Bali.

Sukmawati Soekarnoputri turut didampingi sang putra, Muhammad Putera Perwira Utama saat ucapara tersebut.

"Upacara ini untuk membersihkan diri sebelum upacara Sudhi Wadani pada 26 Oktober dilaksanakan, termasuk puja pada Dewa Baruna," ujar Arya Wedakarna dalam keterangannya, Selasa (26/10).

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan ritual Sudhi Wadani hari ini di kawasan Sukarno Center Heritage, Bale Agung Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali.

Arya Wedakarna menuturkan Sukmawati sudah meminta izin kepada Megawati Soekarnoputri, Guruh Soekarnoputra, Guntur Soekarnoputra, sebelum melakukan ritual pindah agama.

Sukmawati Soekarnoputri juga sudah mengantongi izin dari putra dan putrinya.

Sebelumnya, Arya Wedakarna mengatakan bahwa dirinya tak tahu pasti alasan Sukmawati Soekarnoputri memilih pindah agama dari Islam ke Hindu.

Akan tetapi, Sukmawati sudah menunjukkan ketertarikannya terhadap agama Hindu sejak lama.

Sebab, dia kerap datang ke Pura dan mempelajari agama Hindu.

"Jadi, bukan proses yang singkat dan kalau kemarin ketika saya panggil ke Jakarta beliau juga menyampaikan 'Ibu dapat petunjuk dari leluhur langsung', karena kebetulan nenek beliau Hindu ya, ibu Bung Karno, Nyoman Rai Srimben asal Buleleng," jelas Arya saat dihubungi JPNN.com pada Sabtu (23/10).

"Jadi, buat saya itu perjalanan spiritual beliau, ya kami hormati saja," sambungnya.

Sukmawati Soekarnoputri sendiri memilih untuk melaksanakan ritual pindah agama dari Islam ke Hindu pada 26 Oktober 2021. (mcr7/jpnn)

Sukmawati Soekarnoputri menjalani Sudhi Wadani yang merupakan ritual pindah agama didampingi Muhammad Putera.