Romo Syafii: Prabowo Utamakan Persaudaraan, Tawarkan Rekonsiliasi Setelah Pilpres 2024

Romo Syafii: Prabowo Utamakan Persaudaraan, Tawarkan Rekonsiliasi Setelah Pilpres 2024
Penasihat Partai Gerindra Romo H. R. Muhamad Syafii saat berbicara dalam diskusi “Dinamika Keagamaan Pasca Pilpres 2024” di kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (27/3). Foto: Humas Partai Gerindra

“Rekonsiliasi ini kebutuhan kita semua. Ini kebutuhan bangsa agar kita bisa lebih maksimal bekerja membangun bangsa,” tegas Romo Syafii.

Namun, kata dia, rekonsiliasi pertama-tama memang harus dimulai dari para elite terlebih dahulu. Kalau elitenya menyadari pentingnya rekonsiliasi ini sangat dibutuhkan dalam memajukan Indonesia, rakyat juga yang akan mendapatkan keuntungan dan manfaat dari rekonsiliasi politik tersebut.

“Apalagi ini momentum bulan Ramadan dan Idulfitri nanti. Ini waktu yang sangat tepat dan baik untuk rekonsiliasi,” ujar Romo Syafii.

Secara pribadi, Anggota Badan Pengkajian MPR RI ini mengaku bangga dengan Prabowo yang mengambil jalan rekonsiliasi politik melalui berbagai safari dan silaturahmi dengan tokoh-tokoh penting politik nasional yang terlibat dalam Pilpres lalu.

“Prabowo sudah menunjukkan keteladanan dan sikap kenegarawanan yang tinggi bagi kita dalam aktivitas politik. Ini modal yang sangat dibutuhkan untuk memajukan bangsa Indonesia yang kaya raya ini,” ujar Romo Syafii.

Sementara itu, Wakil Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. Iswandi Syahputra yang memandu diskusi menjelaskan acara diskusi digelar untuk menginisiasi tumbuhnya iklim sejuk dan damai dalam kehidupan politik dan keagamaan pasca Pilpres 2024 lalu.

“Kita sudah sukses dan berhasil menyelenggarakan pesta demokrasi nasional dengan damai. Kita tentu saja berharap kedamaian tersebut berlanjut pasca-Pilpres,” ujar Profesor Iswandi.

Dia mengatakan saat ini waktunya berkolaborasi bukan berkompetisi. Salah satu jalan kolaborasi melalui rekonsiliasi.

Romo Syafii mengatakan Prabowo Subianto sebagai Capres pemenang hasil penetapan KPU dalam Pilpres 2024 memilih jalan rekonsiliasi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News