Ronny Ungkap Pola: Hasto Kritik Pemerintah, Lalu Dipanggil Polisi dan KPK

Ronny Ungkap Pola: Hasto Kritik Pemerintah, Lalu Dipanggil Polisi dan KPK
Kuasa hukum Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ronny Talapessy saat mendampingi kliennya yang menjalani pemeriksaan di KPK, Senin (10/6). Foto: Fathan

jpnn.com, JAKARTA - Pengacara Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ronny Talapessy membaca ada pola dari proses hukum kliennya di Polda Metro Jaya dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebab, kata Ronny, Hasto menjalani proses secara maraton dari diperiksa penyidik Polda Metro Jaya, sepekan kemudian dipanggil KPK.

Dia berkata demikian saat diskusi publik berjudul Menguak Motif Pemanggilan Sekjen PDI Perjuangan ke Polda dan KPK: Politisasi Hukum Era Jokowi? di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (11/6).

“Menjadi pertanyaan semua tim hukum, apakah (pemanggilan-pemanggilan, red) ini karena bentuk kritik dari Sekjen PDI Perjuangan terhadap pemerintahan yang ada” kata Ronny, Selasa.

Eks pengacara Bharada Richard Eliezer itu mengatakan Hasto sebelum menjalani pemeriksaan hukum di Polda dan KPK memang menjadi tokoh yang kritis terhadap pemerintahan.

Ronny kemudian mengungkap pola yang sama pernah terjadi dengan hidupnya pengusutan kasus Harun Masiku di KPK setelah Hasto mulai mengkritik tajam pemerintahan.

Hasto misalnya mengkritik pencalonan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres 2024 RI pada Oktober 2023.

Ronny mengatakan kritik dari Hasto disampaikan karena pencalonan Gibran diwarnai dengan pelanggaran etik di Mahkamah Konstitusi (MK).

Pengacara Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ronny Talapessy mengungkap pola sebelum kliennya menjalani proses hukum oleh polisi dan KPK.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News