Ros Honorer K2: Kami yang Tidak Ikut Tes PPPK Akan Diangkat PNS

Ros Honorer K2: Kami yang Tidak Ikut Tes PPPK Akan Diangkat PNS
Massa honorer K2 saat berunjuk rasa menuntut diangkat menjadi PNS. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

Eko memang masuk kategori honorer K2 yang anti-PPPK. Namun, tidak sedikit honorer K2 yang belum lulus dan tidak ikut tes PPPK bersedih manakala rekan-rekan seperjuangan satu demi satu mulai mendapatkan status jelas.

Sementara harapan mereka menjadi PNS entah kapan bisa terkabul. Sebab, ini kedua kalinya revisi UU ASN digodok di DPR RI. Revisi UU ASN diharapkan mengakomodir ketentuan honorer K2 bisa diangkat menjadi PNS.

"Selamat untuk honorer K2 yang lulus PPPK. Bagi honorer K2 (yang tidak lulus PPPK dan tidak ikut tes PPPK) yang masih aktif dan masih terus bekerja demi sumbangsihnya kepada negara, maaf tidak ada jalan bagimu. Terimalah nasibmu," kata Faizal Bilal, honorer K2 tenaga administrasi, mengungkapkan nada pesimistis.

Kesedihan Faizal ditanggapi nada optimistis oleh Ros, honorer K2 dari Lombok. Dia mengatakan, tidak perlu bersedih terlalu dalam. Masih banyak jalan menuju Roma.

"Kalau yang lulus PPPK bisa terima gaji setara PNS. Kami yang tidak ikut tes PPPK akan diangkat PNS," ujarnya memberi semangat.

Hal ini dibantah Faizal. Dia melihat impian menjadi PNS masih jauh panggang daripada api. Harapan hanya tinggal harapan, "Kita hanya bisa berdoa dan berikhtiar. Selanjutnya biar Tuhan yang menentukan," ucapnya.

Faizal menambahkan, opsi menjadi PPPK merupakan jebakan Batman buat honorer K2. Kalau pemerintah tidak senang lagi, kapan saja bisa diputus kontraknya.

Dia menduga ini sebagai jalan keluar pemerintah untuk menghapuskan honorer K2 melalui PPPK yang kontraknya kapan saja bisa diputus.

Terbitnya izin prinsip besaran gaji dan tunjangan PPPK adalah tahapan penting bagi honorer K2 yang lulus PPPK tahap pertama 2019.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News