RSPI Sulianti Saroso Kekurangan Tenaga Medis

RSPI Sulianti Saroso Kekurangan Tenaga Medis
Ilustrasi RSPI Prof. DR. Sulianti Saroso, tempat warga positif virus corona menjalani perawatan. Foto: Aristo Setiawan/JPNN.com

Selain itu, Syahril juga mengusulkan penambahan lead dan asisten apoteker serta perawat.

Adapun kepada Asosiasi Profesi Tenaga Kesehatan yang ada di Indonesia, Syahril berharap mereka dapat ikut serta memberikan bantuan tenaganya.

Menurut dia, kebutuhan tenaga kesehatan tersebut juga dirasakan sejumlah rumah sakit rujukan corona lainnya. Penyebabnya, tak lain karena jumlah kasus positif corona melonjak.

“Jadi bukan hanya di RSPI, tapi seluruh rumah sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan membutuhkan tambahan tenaga, karena memang mengurus pasien-pasien corona ini butuh stamina, butuh persiapan-persiapan yang khusus,” ungkap Syahril.

Ia berharap kepedulian asosiasi profesi tenaga kesehatan dan juga dibantu pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI yang ikut menyiapkan garis besarnya, penambahan tenaga kesehatan penanganan COVID-19 yang disiapkan nanti dapat mencukupi kebutuhan yang ada. (antara/jpnn)

Menurut Dirut RSPI SS Mohammad Syahril, pihaknya sudah mengusulkan ke Kemenkes agar menarik tenaga kesehatan dari asosiasi profesi tenaga kesehatan yang ada.


Redaktur & Reporter : Fajar W Hermawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News