Ruhut Bongkar Fakta Masinton Pernah Ditegur Pak Luhut, Effendi Simbolon Pengin jadi Menteri

Ruhut Bongkar Fakta Masinton Pernah Ditegur Pak Luhut, Effendi Simbolon Pengin jadi Menteri
Politisi PDIP Ruhut Sitompul merespons kritik Effendi Simbolon dan Masinton Pasaribu kepada Presiden Jokowi dan Menko Luhut Panjaitan terkait penanganan pandemi Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN.com

Sementara untuk Effendi Simbolon, Ruhut menyebut pengin tertawa termehek-mehek. Menurut dia, Effendi tidak usah merasa jadi pahlawan yang telah memenangkan Jokowi menjadi presiden dua periode.

"Kan banyak pahlawan, tetapi banyak juga yang belum kebagian apa-apa, tetapi mereka senang sudah mengantarkan Pak Jokowi jadi presiden dua periode," ujarnya.

Ruhut juga teringat dengan ucapan anggota Komisi I DPR itu ketika masih sama-sama sebagai wakil rakyat di Senayan.

"Effendi ke saya pun pernah minta tolong, 'bang, abang kan dekat dengan Pak Jokowi, tolonglah biar saya jadi menteri'. Itu fakta kok, dia pernah ngomong begitu sama saya waktu saya di DPR," ungkap Ruhut.

Baca Juga: PPATK Mengecek Rekening Keluarga Akidi Tio soal Donasi Rp 2 T, Hasilnya Mengejutkan

Bahkan, Ruhut kala itu langsung mengingatkan Effendi Simbolon yang pernah menyatakan Jokowi presiden prematur.

"Jadi, ini orang-orang yang seperti ini yang saya sesalkan. Tetapi memang, kalau Effendi ini, saya sudah capek lihat dia, tetapi enggak apa-apa, sudah mau selesai kok karier politiknya," sebut Ruhut.

Dia juga mengingatkan para kader PDIP rendah hati sebagaimana diajarkan Megawati Soekarnoputri. Terlebih lagi, Presiden Jokowi, Menko Luhut Binsar Panjaitan, Menko Airlangga Hartarto dan menteri lainnya sudah bekerja keras menangani pandemi Covid-19.

Ruhut Sitompul menanggapi kritik dua koleganya di PDIP, Effendi Simbolon dan Masinton Pasaribu kepada Presiden Jokowi dan Luhut.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News