RUU TNI Disahkan Meski Banyak Protes, Idrus Golkar Singgung Sosialisasi
jpnn.com - Wakil Ketua Umum Golkar Idrus Marham berharap pemerintah bisa melaksanakan sosialisasi terhadap Revisi Undang-Undang (RUU) TNI yang baru disetujui DPR menjadi UU pada Kamis (20/3) kemarin.
Sebab, kata Idrus, sejumlah pihak masih menyampaikan penolakan terhadap RUU TNI yang menandakan kurangnya sosialisasi terhadap rancangan aturan itu.
Dia berkata demikian demi menjawab pertanyaan awak media setelah eks Menteri Sosial itu menghadiri Pengajian Ideologi Kebangsaan di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis kemarin.
"Ada memang baiknya UU yang sudah disahkan itu segera disosialisasikan, bukan dihindari," kata dia, Kamis.
Idrus mengatakan penjelasan terhadap substansi dan tujuan perubahan aturan pada dasarnya bakal membuat prasangka pihak penolak RUU TNI bisa diminimalkan.
"Kalau ada misalkan protes-protes dari masyarakat, ada dari mahasiswa atau ada dari kelompok lain itu sejatinya dijembatani, atau dikomunikasikan," katanya
Ke depan, kata Idrus, semua elemen bangsa sebaiknya bisa menyoroti implementasi aturan turunan dari disahkannya RUU TNI.
Semisal, semua pihak bisa mengawal Peraturan Pemerintah (PP) yang akan terbit tidak menjauhkan tujuan RUU TNI dengan mengedepankan supremasi sipil.
Wakil Ketua Umum Golkar Idrus Marham mengatakan sosialisasi menjadi penting ketika RUU TNI yang baru disahkan masih menuai protes.
- Komisi I Rapat Bareng Menhan dan Panglima TNI, Bahas Isu Dinamika Geopolitik Global
- Kemkomdigi Blokir 3.000 Nomor Telepon Scam yang Menyamar Jadi Pejabat
- Momen Unik, Prabowo Siram Jet Tempur Rafale Dengan Air Kembang
- Prabowo Serahkan Sederet Alutsista ke TNI, Pesawat Tempur hingga Rudal
- TNI Tembak TNI, Pratu Ferischal Tewas, Sertu MRR Pelakunya, Warga Sipil Terlibat
- Anggota Raider 200 Ditahan Terkait Kematian Pratu Ferischal di Tempat Hiburan Malam
JPNN.com




