Sam Harus Bekerja Selama 20 Jam Sehari Membersihkan Tempat Yang Terkena COVID di Melbourne

Sam Harus Bekerja Selama 20 Jam Sehari Membersihkan Tempat Yang Terkena COVID di Melbourne
Chanaka (Sam) Kahandawala  dan pekerjanya di lokasi yang terkena COVID di Melbourne. (Supplied)

Kami masih memiliki kerjaan secara teratur, tujuh hari seminggu membersihkan pub, atau lima hari seminggu membersihkan kantor atau hotel, dan saya bekerja di empat tempat sekarang ini.

Beberapa orang yang menjadi 'supervisor' malah harus membersihkan 10 tempat.  Biasanya mereka hanya membantu sekadarnya atau kalau ada yang sakit.

Di tengah kesibukan sebagai pembersih dan juga sebagai manajer, saya kadang harus bekerja keseluruhan 20 jam sehari.

'Dua tahun terakhir ini berat sekali'

Mereka yang mau bekerja sebagai 'cleaner' jadi masalah terbesar yang kami hadapi.

Kebanyakan yang kerja sebelumnya adalah mereka yang berasal dari luar negeri.

Banyak mahasiswa internasional berhenti bekerja karena mereka tidak memiliki visa permanen.

Beberapa pulang ke negara asal atau pindah ke negara bagian lain yang tidak 'lockdown'.

Mereka memiliki kesempatan lebih besar di sana untuk bisa menjadi warga permanen di Australia.

Sebelum pandemi. perusahaan cleaning milik saya memiliki kontrak dengan berbagai klub malam di Melbourne, perkebunan anggur dan tempat bermain golf.

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News