Sampai Kapan Rossi dan Vinales Rukun Seperti Ini?

Sampai Kapan Rossi dan Vinales Rukun Seperti Ini?
Maverick Vinales (kiri) dan Valentino Rossi. Foto: crash

Untuk saat ini, apa yang tampak di depan publik tentang kerukunan Rossi-Vinales bukan dibuat-buat. Karena memang musim 2017 belum bergulir. ''Kalau nanti keduanya bertarung untuk memperebutkan gelar juara dunia, dinamikanya pasti berubah,'' Jarvis memprediksi.

Hasil uji coba pramusim sejak tahun lalu dimana Vinales selalu menjadi yang tercepat adalah alarm bagi Rossi. Pada uji coba Sepang pekan lalu, Vinales unggul 0,2 detik lebih cepat daripada Rossi.

Vinales pernah mengatakan bahwa konflik dengan Rossi hanya akan menguntungkan bintang Repsol Honda Marc Marquez. Tahun ini Marquez sekali lagi akan menjadi favorit untuk mempertahankan gelar juaranya tahun lalu. Keberhasilannya musim lalu, tak lepas dari konflik internal antara Rossi dan Lorenzo yang sudah mencapai puncaknya.

Mengenai pernyataan Vinales tersebut Vittoriano Guareschi, pembalap senior Italia yang pernah berlaga di World Superbike, pernah bekerja sama dengan Rossi di tim Ducati, dan menjadi manajer tim Sky VR46 milik Rossi, punya pendapat menarik.

Menurutnya Vinales adalah rider yang anti dengan Marquez. ''Pasti, keduanya (Vinales dan Marquez) adalah dua rider (dengan karakter) yang sama. Maverick tidak merasa tertekan dan aku meresa keberadaan Valentino tidak akan memengaruhinya,'' terangnya ketika ditanya soal posisi Vinales.

Guareschi juga melihat Rossi punya peluang untuk merengkuh gelarnya yang ke-10 musim ini. ''Valentino adalah keajaiban. Apalagi di usianya saat ini (37 tahun). Setiap musim setidaknya dia harus menghadapi dua halangan. Usia dan rivalnya,'' ungkapnya. (cak/jpnn)


Bos Movistar Yamaha, Lin Jarvis mengaku lega dan bisa menghirup udara segar, setelah bertahun-tahun harus berkutat dengan konflik internal yang sangat


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News