Satgas Covid-19 Minta Pemda Antisipasi Lonjakan Kasus Positif Corona, Terutama Aceh

Satgas Covid-19 Minta Pemda Antisipasi Lonjakan Kasus Positif Corona, Terutama Aceh
Jubir Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta daerah dengan lonjakan kasus poitif Corona tinggi segera ambil langkah antisipasi dan awasi protokol kesehatan, salah satunya di Aceh. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

jpnn.com, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah memiliki langkah strategis untuk menekan apabila terjadi lonjakan angka rata-rata kasus positif Corona.

Satgas Covid-19 menilai sejumlah daerah masih memiliki positivity rate dan kenaikan kasus yang tinggi, sehingga harus segera mengambil langkah antisipasi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyoroti ada satu provinsi yang mendesak untuk melakukan perbaikan, yaitu Aceh.

"Saya ingatkan penting bagi setiap pimpinan daerah untuk membaca data, tidak hanya perkembangan secara umum, namun juga kondisi detail seperti positivity rate, selisih kasus mingguan, serta jumlah kasus aktifnya," kata Wiku di Graha BNPB, Kamis (26/8).

Perkembangan di Aceh, positivity rate-nya yang tertinggi mencapai 51,55 persen. Aceh juga menjadi satu-satunya provinsi yang masih mengalami kenaikan kasus positif Corona mingguan, yaitu naik 429 kasus dibandingkan minggu sebelumnya.

Sementara dari sisi kesembuhan menurun sebesar 1.291 kasus, kematian mengalami kenaikan 35 kasus, dan kasus aktifnya juga masih mengalami peningkatan 1.067 kasus.

Untuk tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Aceh juga meningkat dibandingkan minggu sebelumnya, dari 56 persen menjadi 59 persen.

Satgas juga mencatat, posko yang telah terbentuk di Aceh sudah mencapai 68,5 persen dari total desa/kelurahan di daerahnya dengan 66,03 persen posko sudah melaporkan kinerjanya.

Satgas Covid-19 meminta daerah dengan lonjakan kasus poitif Corona tinggi segera ambil langkah antisipasi dan awasi protokol kesehatan, salah satunya di Aceh.