Varian Delta Menyebar, Satgas Covid-19 Minta Warga Aceh Jangan Panik

Varian Delta Menyebar, Satgas Covid-19 Minta Warga Aceh Jangan Panik
Waspada penyebaran Covid-19 varian Delta di Aceh. Patuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak untuk mencegah penularan. FOTO/Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, BANDA ACEH - Satgas Covid-19 Aceh meminta masyarakat jangan panik menyikapi penyebaran virus corona varian Delta di provinsi itu. Warga diimbau tetap disiplin meningkatkan protokol kesehatan serta mengikuti vaksinasi.

"Protokol kesehatan dan dua dosis vaksinasi Covid-19 masih sangat efektif mencegah serangan infeksi varian Delta," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Kamis (26/8).

Dia menerangkan bahwa varian Delta pertama sekali terdeteksi di Aceh ada 11 kasus, kemudian terjadi penambahan tujuh kasus lagi dalam beberapa waktu terakhir, sehingga totalnya 18 kasus.

Namun, Satgas Covid-19 Aceh belum mendapatkan rincian kabupaten/kota yang sebaran virus corona varian Delta tersebut.

Meski data sebarannya belum ada, kata Saifullah, tetapi perkembangan kasus tersebut perlu segera diketahui masyarakat sebagai upaya mitigasi untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Varian Delta diyakini memiliki daya tular berkali-kali lipat lebih cepat dibandingkan varian SARS-CoV-2, penyebab Covid-19," ucapnya.

Selain risiko penularannya lebih cepat, varian Delta juga memicu simtomatik penyakit yang lebih berat dan risiko kematian yang lebih tinggi.

WHO bahkan mencatat bahwa salah satu penyebab lonjakan kasus Covid-19 dan kematian global sepanjang Juli 2021 adalah varian Delta, yang sudah terdeteksi sekitar 132 negara.

Jubir Satgas Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani mengimbau warga di provinsi itu tidak panik menyikapi penyebaran Covid-19 varian Delta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News