Kamis, 17 Januari 2019 – 15:55 WIB

Satpol PP Kabupaten Bogor Jaring 1.200 PSK

Kamis, 10 Januari 2019 – 10:19 WIB
Satpol PP Kabupaten Bogor Jaring 1.200 PSK - JPNN.COM

jpnn.com, BOGOR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor menjaring ribuan pekerja seks komersial (PSK) sepanjang 2018.

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor Ruslan mengatakan, pihaknya terus fokus menekan angka prostitusi di kawasan Puncak Bogor dan sekitarnya.

Pasalnya, kawasan tersebut merupakan satu di antara beberapa wilayah yang masuk kategori zona merah praktik prostitusi. “Kami sedang fokus di wilayah Cisarua, Puncak dan sekitarnya. Karena wilayah tersebut merupakan salah satu titik rawan praktik prostitusi di Kabupaten Bogor,” ujarnya saat dikonfirmasi Metropolitan, Rabu (9/1) kemarin.

Tak hanya memberantas titik dan lokasi prostitusi, pihaknya juga mengaku sedang mendalami metode dan modus praktik prostitusi yang saat ini marak digunakan sejumlah penjaja wanita pemuas nafsu lelaki hidung belang.

“Semuanya sedang kami dalami, apakah menggunakan sistem online atau cara seperti apa. Apakah dia memang benar PSK, wanita panggilan atau hanya sekadar freelance,” katanya.

Ruslan mengungkap, rata-rata PSK yang berhasil mereka jaring dalam satu kali operasi setiap minggu bisa mencapai 15 hingga 30 wanita. “Untuk jumlah PSK yang kami amankan tergantung, tapi biasanya sekali operasi menjaring 15 hingga 30 PSK dalam satu kali penjaringan di beberapa titik berbeda. Penjaringan juga rutin kami gelar dalam kurun waktu satu pekan satu kali,” katanya.

Jika didihitung rata-rata setiap minggu 25 orang PSK terjaring, setidaknya Satpol PP berhasil menjaring 1.200 PSK dalam kurun waktu satu tahun. ”Memang cukup banyak ada yang kami serahkan ke Dinas Soial, ada juga yang kami lepas setelah didata,” paparnya.

Selain kawasan Puncak, di Kecamatan Cibinong, Cileungsi, Kemang, Kecamatan Parung, hingga sejumlah wilayah perbatasan juga termasuk zona merah maraknya kasus prostitusi.

SHARES
TAGS   PSK Bogor
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar