Satria Muda Kalah di Gim ke-2, Biang Keladinya Semoga Bisa Segera Ditangani

Satria Muda Kalah di Gim ke-2, Biang Keladinya Semoga Bisa Segera Ditangani
Pelatih kepala Satria Muda Pertamina Jakarta Milos Pejic (kanan) memberi instruksi kepada point guard Hardianus Lakudu dalam gim kedua final IBL 2021 melawan Pelita Jaya Bakrie Jakarta di Mahaka Square Arena, Jakarta, Jumat (4/6/2021). (HO/IBL/Ariya Hoedajanto)

Sayang, pelatih kepala Pelita Jaya Octaviarro 'Ocky' Tamtelah itu bergantian meminta time-out untuk menghentikan momentum lawannya.

Sejak itu, Pelita Jaya cukup mampu menjaga tingkat agresivitas serta keunggulan hingga sepanjang laga.

Menurut Pejic, timnya sebetulnya sempat punya kesempatan untuk membalikkan keadaan di awal kuarter keempat ketika Juan Laurent Kokodiputra melesakkan tembakan tripoin dan memangkas jarak hanya bersisa 54-56.

"Saya pikir kami punya kesempatan untuk bangkit di awal kuarter keempat, saat bisa memangkas jarak hanya tersisa dua poin," katanya.

"Tetapi sesudah itu kami melakukan satu kesalahan dalam pertahanan dan Hardian Wicaksono menghukum kami dengan tembakan tripoin. Saya rasa itu peluang terakhir kami membalikkan keadaan," ujar Pejic melengkapi.

Pada akhirnya, Pejic mengucapkan selamat kepada Pelita Jaya atas kemenangan gim kedua, mengingat lawannya itu bisa tampil lebih baik dan lebih agresif.

Kendati demikian, Pejic masih meyakini timnya bisa memenangkan gim ketiga dan merebut gelar juara IBL 2021.

"Mereka main lebih baik malam ini, lebih agresif dibandingkan kami, itu sangat krusial, skor jadi 1-1," katanya.

Satria Muda Pertamina Jakarta kalah di gim kedua final IBL 2021, semoga biang keladinya bisa ditangani di gim ketiga.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News