Sebanyak 515 KPM PKH di Kota Tangerang Selatan Berhasil Graduasi

Sebanyak 515 KPM PKH di Kota Tangerang Selatan Berhasil Graduasi
E-warong. Nurseha (39), warga Kelurahan Kranggan menjadi KPM PKH dari 2013 hingga memutuskan graduasi pada 2019. Ia mengelola e-warong dan mendapat bantuan PKH dengan komponen anak usia dini, 2 anak sekolah. Foto: Kemensos.

jpnn.com, TANGERANG SELATAN - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melakukan penanganan kemiskinan melalui Program Keluarga Harapan (PKH), yang sejalan dengan program-program prioritas pemerintah.

Sebanyak 515 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Kota Tangerang Selatan, Banten, berhasil digraduasi baik graduasi secara alamiah maupun mandiri pada 2020 lalu.

Salah satu KPM PKH yang sudah graduasi di Kelurahan Kademangan, Tangsel, ialah Suhaeti (40).

Ia menjadi KPM sejak pertama kali program diluncurkan di Tangsel pada 2013 lalu.

“Pada awalnya, saya dengar ucapan Mensos yang lalu bahwa penerima PKH jangan sampai lebih dari lima tahun. Saya ingin warga lain bisa menerima bantuan karena masih banyak yang lebih butuh,” kata ibu empat anak ini.

Anak pertama Suhaeti saat ini telah mendapatkan pekerjaan di salah satu minimarket di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), sehingga sudah ada yang bisa membantu keuangan keluarga.

Suhaeti mengaku banyak manfaat yang dirasakan sejak menjadi penerima PKH.

Ia merasa sangat terbantu, khususnya terkait keperluan anaknya sekolah dan saat hamil hingga anak usia dini.

Sebanyak 515 KPM PKH di Kota Tangerang Selatan berhasil digraduasi baik itu secara alamiah maupjn mandiri. Ada yang beralasan masih banyak orang lain yang membutuhkan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News