JPNN.com

Sebegini Biaya Perbaikan Mobil Suzuki Yang Terendam Banjir

Senin, 27 Januari 2020 – 19:13 WIB Sebegini Biaya Perbaikan Mobil Suzuki Yang Terendam Banjir - JPNN.com
Mekanik PT SIS sedang melakukan pengecekan mobil yang terendam banjir. Foto SIS

jpnn.com, JAKARTA - Banjir yang menerjang beberapa wilayah di Indonesia tidak hanya merendam rumah warga, tetapi banyak kendaraan roda empat ikut terendam banjir, bahkan ada yang hanyut terbawa arus.

Untuk kerugian material seperti mobil tenggelam atau terseret arus, PT Suzuki Indomobil Sales pun memberikan paket service bagi para konsumennya.

Ada tiga paket yang ditawarkan oleh Suzuki mulai dari level rendah, sedang hingga tinggi.

Service Manajer PT SIS Dewa Kabeng mengatakan, pihaknya menyediakan tiga paket untuk mobil yang terendam banjir. Pertama, mobil yang hanya terendam setengah ban saja, kedua mobil terendam setengah bodi dan ketiga mobil terendam sampai full bodi.

"Untuk paket satu, mobil terendam hanya setengah ban kemudian air masuk ke bagian karpet. Kami akan melakukan pengecakan cek rem, ganti oli, service AC. Paket setengah bodi, itu biasnaya sampai jok, itu pengejaannya yang mau gak mau harus sampai bongkar dashboard, pengerjaannya kurang lebih sama tapi item pengeekannya lebih banyak karena sudah berhubungan sama elektrikal, terkahir itu mobil sampai terendam semunya, mau tidak mau kami akan melakukan seluruh pengecekan," ungkap Dewa saat dihubungin JPNN.com, Senin (27/1).

Untuk pengerjaanya sendiri, kata Dewa, tergantung dari dampak mobil tersebut. Jika mobil hanya terendam sampai setenga bodi bisa memakan waktu sekitar tiga sampai lima hari.

Sebab, lanjut Dewa, pihaknya harus membersihkan karpet terlebih dahulu dan mengecek elektrifikasi agar tidak terjadi korsleting. Namun, jika mobil terendam hingga full bodi bisa memakan waktu sampai satu bulan.

"Kalau setengah bodi bisa sampai 1 mingguan. Kalau untuk full bodi ini yang lama karena kami cek semua elektrikal dari depan sampai belakang. Ini estimasinya lebih dari 3 mingguan dan bisa lebih," pungkasnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...