Sebelum Naik Pesawat Sriwijaya, Panca Minta Didoakan Suaminya

Sebelum Naik Pesawat Sriwijaya, Panca Minta Didoakan Suaminya
Rafik Yusuf Alaydrus (kanan) bersama mendiang istrinya, Panca, yang tewas dalam kecelakaan pesawat Srijwijaya Air pada Januari lalu. (Koleksi Rafik Yusuf Alaydrus)

Suami dari mendiang Panca, perempuan yang tewas dalam kecelakaan Sriwijaya Air, berharap Indonesia lebih tegas soal regulasi kondisi pesawat, "agar kecelakaan seperti ini tidak terulang lagi".

Rabu kemarin (10/02), Komite Keselamatan Transportasi Nasional (KNKT) Indonesia mengeluarkan laporan awal penyelidikan jatuhnya pesawat Sriwijaya.

Dalam laporan tersebut penyelidik menemukan 'throttle' atau tuas pengatur mesin otomatis yang tidak berfungsi, sehingga kemungkinan menjadi salah satu penyebab pilot jet Sriwijaya Air kehilangan kendali, sebelum pesawat jatuh pada 9 Januari.

Akibat kecelakaan tersebut 62 orang di dalamnya tewas.

Panca, istri dari Rafik Yusuf Alaydrus, berada dalam penerbangan tersebut.

Sebelumnya, Panca meninggalkan Pontianak pada tanggal 22 Desember untuk mengunjungi keluarganya di Slawi, Jawa Tengah.

Rafik mengatakan rencana awalnya adalah seluruh keluarga bepergian bersamanya, tetapi rencana tersebut berubah ketika anak bungsu mereka tidak mau pergi.

"Istri saya pergi sendiri," katanya kepada ABC.

Suami dari mendiang Panca, perempuan yang tewas dalam kecelakaan Sriwijaya Air, berharap Indonesia lebih tegas soal regulasi kondisi pesawat,

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News