Sebut LPDP Bantuan Setengah Hati, Anies Ingin Biaya Tes Juga Ditanggung Negara

Sebut LPDP Bantuan Setengah Hati, Anies Ingin Biaya Tes Juga Ditanggung Negara
Calon Presiden nomor urut 01 dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan berkampanye di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (23/1/2024). Foto: dok Timnas AMIN

jpnn.com, YOGYAKARTA - Calon presiden nomor urut 01 Anies Baswedan mengatakan bahwa biaya tes kemampuan bahas Inggris yang jadi salah satu persyaratan Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mestinya juga harus ditanggung oleh negara.

Hal itu, kata Anies, sebagai upaya untuk meringankan beban para pendaftar. Ia menegaskan bahwa jangan sampai niat generasi penerus bangsa untuk melanjutkan pendidikan, malah terhalang oleh biaya tes yang jadi persyaratan beasiswa itu sendiri.

"Program ini tidak boleh membebani mereka yang mendaftar. Banyak anak-anak kita yang sebetulnya diterima, tapi tidak bisa meneruskan karena biaya tes TOEFL, IELTS, dan GMAT mahal," jelasnya dalam acara Desak Anies Edisi Pendidikan di Yogyakarta, Selasa (23/1).

"Jadi menurut kami, kalau sudah diterima LPDP, maka biaya tes itu termasuk dalam tanggung jawab LPDP," imbuhnya.

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu mengatakan bila biaya tes dibebankan pada pendaftar, maka sama saja seperti negara membantu dengan setengah hati.

"Kita ingin memberi beasiswa jangan separuh-separuh, itu namanya meratakan penderitaan. Harus dibebaskan betulan, dibantu betulan," tegasnya. (jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Anies Baswedan mengatakan bahwa apabila biaya tes dibebankan pada pendaftar LPDP, maka sama saja seperti negara membantu dengan setengah hati


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News