SEDIH! Pak Kadis Pesimistis Soal Tol Laut, Begini Alasannya

SEDIH! Pak Kadis Pesimistis Soal Tol Laut, Begini Alasannya
Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, Maluku Utara. FOTO: Malut Post/JPNN.com

jpnn.com - TERNATE – Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Maluku Utara (Malut) Asrul Gailea, tidak menjamin jika keberadaan tol laut mampu mengurangi disparitas harga. Sebab, ada beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya tingginya ongkos bongkar muat di pelabuhan dan banyak spekulan yang bermain harga.

“Belum lagi jalur distribusi yang panjang,” kata Asrul seperti dilansir Malut Post (Grup JPNN), Selasa (12/4).

Selain itu, menurutnya, kecepatan kapal tol laut juga sangat menentukan harga. Jika lama maka kebutuhan pokok tersebut bisa rusak sehingga distributor akan memilih mengirim barangnya dengan transportasi yang cepat. Akibatnya, harga di pasar tidak akan berubah.

Selain itu, lamanya waktu pengiriman juga mempengaruhi stok. Semakin lama, maka stok di pasaran akan sedikit sehingga harga melonjak.

“Diharapkan kecepatan kapal tol laut 20 knot karena merupakan kapal barang bukan kapal penumpang,” katanya.(JPG/tr-03/onk/fri)


TERNATE – Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Maluku Utara (Malut) Asrul Gailea, tidak menjamin jika keberadaan tol laut mampu mengurangi


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News