Sekjen Taufik Madjid Ingatkan Tindakan Afirmatif dalam Pembangunan Desa

Sekjen Taufik Madjid Ingatkan Tindakan Afirmatif dalam Pembangunan Desa
Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Taufik Madjid mengingatkan empat tindakan afirmatif dalam pembangunan desa berkaitan dengan kelompok marjinal. Foto: Kemendes

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Taufik Madjid mengingatkan empat tindakan afirmatif dalam pembangunan desa berkaitan dengan kelompok marjinal.

Hal itu dia katakan dalam Webinar yang diselenggarakan Perpustakaan Kemendes, PDTT dengan tema Pentingnya Literasi bagi Perempuan dalam Menunjang Perannya sebagai Pejuang Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada Rabu (28/7/2021).

Sebelum membuka webinar yang dihadiri oleh ratusan peserta melalui Zoom Meeting dan YouTube, Taufik Madjid beri semangat untuk penyediaan ruang diskusi dan literasi bagi perempuan dalam menunjang perannya sebagai pejuang pembangunan desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi.

Lebih lanjut, Taufik menyebut tindakan yang pertama adalah menjadikan kelompok marjinal seperti kaum perempuan dan kelompok difabel sebagai perangkat desa dan anggota BPD sehingga dapat mempengaruhi produk kebijakan.

Kedua adalah menjamin keterlibatan dan mengakomodasi suara dari kelompok marjinal dalam forum Musyawarah Desa.

Ketiga, melakukan pengorganisasian, pendampingan dan penguatan terhadap kelompok marjinal agar lebih berdaya dan berperan aktif dalam kegiatan pembangunan desa.

Keempat adalah menjamin hasil pembangunan berdampak secara langsung pada akses dan kualitas kesejahteraan kelompok marjinal.

Lebih lanjut Taufik Madjid kembali mengingatkan tujuan pembangunan desa sebagaimana dijelaskan dalam Undang Undang Desa Pasal 78 No 6 Tahun 2014.

Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Taufik Madjid mengingatkan empat tindakan afirmatif dalam pembangunan desa berkaitan dengan kelompok marjinal.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News