Sekolah Lima Hari Paling Cepat Pekan Ketiga Juli

Sekolah Lima Hari Paling Cepat Pekan Ketiga Juli
Siswa SD di daerah pedalaman. Ilustrasi Foto: Jawa Pos Group/dok.JPNN.com

Hamid mengatakan hasil pemetaan Kemendikbud, target impelementasi sekolah lima hari Juli nanti 9.830 unit sekolah. Angka itu di luar dari usulan pemerintah daerah.

Hamid mengatakan implementasi sekolah lima hari paling cepat pekan ketiga Juli. Dengan catatan tidak ada instruksi dari Presiden untuk mengubahnya. Hamid juga menjelaskan Kemendikbud akan fokus sosialisasi ke masyarakat.

Dia juga mengomentari kekhawatiran guru swasta yang gajinya kecil tetapi beban kerjanya bakal semakin panjang.

Hamid menegaskan aturan delapan jam berada di sekolah hanya berlaku untuk guru PNS. Selain itu juga untuk guru swasta yang mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG).

Untuk guru swasta yang belum mendapatkan TPG, tetap berada di sekolah seperti biasanya. Jika ada yang sepulang sekolah bekerja di bidang lain, tidak akan terganggu dengan penerapan sekolah lima hari dalam sepekan. (wan/jun/tau)

 


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berupaya tidak ikut arus polemik kebijakan sekolah lima hari.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News