Sektor Pertanian dan Usaha Mikro Perlu Dukungan Kebijakan dan Anggaran

Sektor Pertanian dan Usaha Mikro Perlu Dukungan Kebijakan dan Anggaran
Sekretaris Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres RI) Jan Prince Permata menjadi pembicara seminar bertema “Transformasi Digital Peluang dan Tantangan untuk Pembangunan Ekonomi di Era Disrupsi” yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Surabaya di Balai Pemuda, Surabaya, Sabtu (18/3/2023). Foto: Dok. GMNI Cabang Surabaya

Menurut Jan, transformasi digital dan disrupsi di sektor ekonomi juga turut mendorong sektor usaha mikro ikut beradaptasi. 

Data menunjukkan sekitar 24,42 persen usaha mikro kecil menengah (UMKM) atau 16 juta unit usaha yang telah terhubung dengan ekosistem digital atau e-commerce.

“Usaha mikro perlu dukungan agar lebih banyak terkoneksi dengan ekosistem digital,” ujarnya.

Pembicara lainnya dalam seminar yang dibarengi dengan  pelantikan Pengurus DPC GMNI Surabaya Periode 2022-2024 adalah Anas Karno, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya.

Anas menuturkan pertumbuhan signifikan UMKM di Kota Surabaya di tengah arus transformasi digital.

Sektor Pertanian dan Usaha Mikro Perlu Dukungan Kebijakan dan Anggaran

Sekretaris Anggota Wantimpres RI Jan Prince Permata (kanan) menerima plakat penghargaan seusai menjadi pembicara seminar bertema “Transformasi Digital Peluang dan Tantangan untuk Pembangunan Ekonomi di Era Disrupsi” yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Surabaya di Balai Pemuda, Surabaya, Sabtu (18/3/2023). Foto: Dok. GMNI Cabang Surabaya

“Ada sekitar 80 ribu UMKM di Kota Surabaya dan ini terus bertambah,” kata Anas.

Jan menjelaskan sektor pertanian, termasuk di dalamnya kehutanan dan perikanan perlu mendapat dukungan lebih besar dalam kebijakan dan anggaran pembangunan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News