Selandia Baru Akhiri Social Distancing, Warga Indonesia di Auckland Merasa Bangga

Selandia Baru Akhiri Social Distancing, Warga Indonesia di Auckland Merasa Bangga
Carissa Paramita mengaku ikut bangga dengan pencapaian Selandia Baru dalam menangani virus corona. (Koleksi pribadi)

Sosok Jacinda Ardern sudah menuai banyak pujian, tidak hanya dari dalam negeri Selandia Baru tapi juga komunitas internasional untuk kepemimpinannnya dalam menangani pandemi virus corona.

Pada bulan April lalu, ia pernah mengumumkan jika seluruh menteri dalam kabinetnya serta beberapa pejabat lainnya memotong gaji mereka sebagai bentuk simbolik bagi warga Selandia Baru yang kehilangan pekerjaan mereka.

Duta Besar Luar Biasa RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya mengatakan strategi Pemerintahan Ardern yang perlu menjadi rujukan negara-negara lain dalam mengatasi pandemi COVID-19 adalah mengkombinasikan sains dan kepemimpinan.

Saat mengumumkan pencabutan semua aturan terkait virus corona di Selandia Baru, termasuk aturan menjaga jarak fisik antar warga, PM Ardern mengaku "sedikit berjoget" karena senang.

Apa aturan Tingkat 1 di Selandia Baru?

  • Aturan menjaga jarak fisik antar individu sudah tidak perlu dilakukan
  • Kapasitas penumpang transportasi umum sudah tidak dibatasi
  • Tidak ada batasan untuk jumlah warga yang berkumpul, termasuk dalam acara sosial dan acara pribadi
  • Warga diimbau untuk mencatat kemana mereka pergi, baik lewat aplikasi pemerintah atau dicatat sendiri
  • Warga sudah boleh berpergian di dalam negeri untuk membantu pemulihan ekonomi
  • Perbatasan masih ditutup dan mereka yang baru masuk Selandia Baru wajib diisolasi

 

"Kita bisa menggelar acara-acara publik tanpa pembatasan … pernikahan dan pemakaman tanpa pembatasan, ritel kembali [buka] tanpa pembatasan, industri hospitality [restoran, kafe, hotel] tanpa pembatasan, transportasi publik dan berpergian kemana pun dalam negeri dibuka sepenuhnya," ujarnya.

Tapi PM Ardern menegaskan jika penularan berhasil ditekan baru untuk saat ini.

Menurutnya butuh upaya yang berkelanjutan untuk menjaga agar tidak adanya kasus baru virus corona di negaranya.

Mulai pergantian hari Selasa (9/06), Selandia Baru mencabut pembatasan aktivitas sosial dan bisnis yang sebelumnya diterapkan untuk mencegah penularan virus corona

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News