Seluruh Honorer K2 Diminta Kirim Data untuk Diangkat jadi PNS? Ah, Pengacau

Seluruh Honorer K2 Diminta Kirim Data untuk Diangkat jadi PNS? Ah, Pengacau
Ketum PHK2I Titi Purwaningsih (kiri) dan Korwil PHK2I Jakarta Nur Baitih. Foto: Mesya/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Para honorer K2 dibikin heboh dengan munculnya informasi rekrutmen CPNS di media sosial.

Sebagian terkecoh karena pengumuman disampaikan di akun Facebook atas nama Ketum Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih dan Koordinator Wilayah PHK2I DKI Jakarta Nur Baitih.

Dalam pengumuman itu, seluruh honorer K2 diminta mengirimkan data-datanya untuk kepentingan pengangkatan CPNS. Walaupun tidak terang-terangan meminta uang, tetapi sudah rahasia umum untuk pendataan itu bukanlah gratis.

Tidak ingin banyak honorer K2 jadi korban, Titi langsung memberikan klarifikasi. Dia menegaskan, tidak pernah meminta dilakukan pendataan honorer K2 diangkat PNS. Sampai saat ini, belum ada payung hukum tentang pengangkatan honorer K2 jadi PNS.

"Wah, bohong itu. Itu akun FB palsu. Saya enggak pernah posting kayak itu," kata Titi kepada JPNN.com, Selasa (31/12).

Kalaupun ada pendataan, lanjutnya, hanya untuk kepentingan organisasi. Ini dalam upaya mengawal data honorer K2 agar tidak tercecer saat regulasi turun.

"Kalau ada yang mengatasnamakan saya menyatakan akan ada pengangkatan, apalagi sampai minta uang, itu bohong," tegasnya.

Senada itu Nur Baitih juga kesal karena bukan kali ini namanya dimanfaatkan oknum-oknum mafia PNS untuk mengeruk keuntungan. Tahun lalu, nama akun FB Nur juga dicatut.

Akun Facebook mencatut nama Titi Purwaningsih dan Nur Baitih meminta seluruh honorer K2 mengirim data untuk diangkat menjadi PNS.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News