Jumat, 14 Desember 2018 – 03:18 WIB

Sentilan Ical untuk Golkar demi Hadapi Pemilu 2019

Senin, 24 September 2018 – 21:57 WIB
Sentilan Ical untuk Golkar demi Hadapi Pemilu 2019 - JPNN.COM

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie. Foto: dok jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Target Partai Golkar mengantongi 110 kursi DPR dari Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendapat sorotan dari dewan pembinanya. Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie meminta pengurus partainya bekerja lebih keras demi mencapai target yang cukup tinggi itu.

Hal itu menjadi rekomendasi Dewan Pembina Golkar untuk mendorong partai pimpinan Airlangga Hartarto itu bisa mencapai target di Pileg 2019. Ada sejumlah rekomendasi dari Dewan Pembina Golkar demi menghadapi 2019.

”Perolehan kursi Partai Golkar dalam Pileg 2019 nanti akan menjadi cerminan kehormatan Partai Golkar sebagai partai besar, menjadi ukuran politik Partai Golkar dan kesinambungan di masa mendatang,” kata Ical -panggilan akrab Aburizal- di Jakarta, Senin (24/9).

Ical menambahkan, untuk pertama kalinya Partai Golkar bersama partai lain akan menghadapi pileg dan pemilihan presiden yang digelar serentak. Menurutnya, dukungan Partai Golkar ke pasangan Joko Widodo - Maruf Amin (Jokowi - Ma’ruf) membuat konsentrasi partai pemenang Pemilu 2004 itu terbagi.

”Kami menyarankan agar kontribusi Partai Golkar di pilpres dilakukan oleh kader yang tergabung di tim kampanye nasional Jokowi-Maruf. Sementara pengurus Partai Golkar lain yang tidak bergabung berkonsentrasi penuh pada Pileg 2019,” ujarnya,

Sehubungan dengan itu, Ical mendorong agar Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar segera melakukan konsolidasi dan mobilisasi total. Seluruh keluarga besar Partai Golkar harus dilibatkan demi mencapai target itu.

”Termasuk para kader senior agar upaya pemenangan ini dapat berjalan effektif dengan hasil maksimal,” ucap mantan ketua umum Golkar itu.

Ical juga mendorong Golkar melakukan reposisi di masyarakat. Terutama agar Golkar benar-benar memihak rakyat.

”Supaya DPP dapat mengartikulasikan dan merumuskan isu-isu besar strategis yang menjadi perhatian masyarakat terkait dengan kepentingan rakyat secara langsung dan kepentingan negara,” tuturnya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar