JPNN.com

Senyum Merekah Wishnutama dan Angela di Mandalika & Labuan Bajo

Sabtu, 30 November 2019 – 12:35 WIB Senyum Merekah Wishnutama dan Angela di Mandalika & Labuan Bajo - JPNN.com
Wishnutama Kusubandio dan Angela Tanoesoedibjo melakukan kunjungan kerja ke sejumlah destinasi superprioritas. Foto: Humas Kemenparekraf

jpnn.com, LABUAN BAJO - Menparekraf Wishnutama Kusubandio dan Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo tampak menikmati kunjungan kerja ke sejumlah destinasi superprioritas yaitu Mandalika di Nusa Tenggara Barat dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.

Wishnutama dan Angela melakukan kunjungan kerja ke dua destinasi superprioritas itu pada 27-29 November kemarin. Kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan pengembangan yang sedang difokuskan pemerintah untuk memperluas dampak ekonomi pariwisata.

Saat mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Rabu (27/11), Wishnutama melihat langsung perkembangan pembangunan KEK Pariwisata, infrastruktur pendukung, dan street circuit di Mandalika yang akan dipersiapkan sebagai lokasi MotoGP pada 2021.

“MotoGP akan menjadi salah satu event internasional terbaik yang pernah ada. Untuk itu, masyarakat sekitar juga harus bisa merasakan dampak dari event tersebut,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berharap kawasan Mandalika bukan hanya sekadar menjadi destinasi wisata baru, tetapi akan menjadi ruang ekosistem untuk tumbuh, hidup, dan berkembangnya industri kreatif.

“Bagi kami, Mandalika akan membawa dampak terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif, dan yang paling utama adalah membawa manfaat nyata untuk kesejahteraan masyarakat setempat,” ujarnya.

Setelah dari Mandalika, Menparekraf beserta rombongan bertolak ke Labuan Bajo, juga untuk melihat pengembangan infrastruktur dan menggali potensi-potensi serta pemanfaatan Sumber Daya Manusia lokal, agar masing-masing tempat mempunyai keunikan dan diferensiasi tersendiri.

"Ini sejalan dengan tren pariwisata masa depan, yakni ecotourism yang kian diminati wisatawan, ‘from quantity tourism to quality tourism’. Bagaimana soal infrastruktur, sampah, air, ‘carrying capacity’ dan pemanfaatan SDM lokal, harus menjadi perhatian serius,” katanya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...