Seorang Balita Gagal Ginjal Akut di NTT Meninggal Dunia

Seorang Balita Gagal Ginjal Akut di NTT Meninggal Dunia
Ketua IDAI NTT dr Woro Indri Padmosiwi, Sp. FOTO ANTARA/HO-FB

jpnn.com, KUPANG - Seorang balita yang didiagnosa menderita penyakit gagal ginjal akut di Kupang, Nusa Tenggara Timur meninggal dunia.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) NTT balita tersebut merupakan korban ketiga yang meninggal akibat gagal ginjal akut atau AKI (acute kidney injury) di provinsi tersebut.

"Yang terakhir korban adalah anak berusia 1 tahun 10 bulan, meninggal di RSUD WZ Johanes Kota Kupang," kata Ketua IDAI NTT dr Woro Indri Padmosiwi di Kupang, Senin (24/10).

Informasi itu disampaikan IDAI saat melaporkan perkembangan kasus gagal ginjal akut di NTT yang diduga akibat mengonsumsi obat sirop.

Dua kasus kematian sebelumnya menimpa anak usia 22 bulan di Waikabubak, Sumba Barat yang hendak dirujuk ke Denpasar, Bali.

Kasus kedua seorang anak di Kabupaten Rote Ndao yang memiliki gejala yang berkaitan dengan gagal ginjal akut.

Menurut Indri, anak berinisial AR tersebut sempat dirawat intensif di RSUD WZ Johanes Kupang, namun nyawanya tidak tertolong.

"Kami sudah laporkan kasus ini kepada Kementerian Kesehatan," terangnya.

IDAI melaporkan kasus balita gejala gagal ginjal akut di Kupang, NTT meninggal dunia. Kasus kematian di sana bertambah jadi 3 anak.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News