Seperti ini Cara LPEI Dorong Ekspor dari Indonesia Bagian Timur

Seperti ini Cara LPEI Dorong Ekspor dari Indonesia Bagian Timur
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mendorong peningkatan kapasitas para pelaku UKM berorientasi ekspor, melalui pelatihan Coaching Program for New Exporter (CPNE). Foto dok LPEI

jpnn.com, SULAWESI UTARA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mendorong peningkatan kapasitas para pelaku UKM berorientasi ekspor, melalui pelatihan Coaching Program for New Exporter (CPNE).

Kali ini LPEI bersinergi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Utara

Pelatihan tersebut digelar pada 28-29 September 2021 dan diawali dengan Talkshow Ekspor Nasional 'Provinsi Sulawesi Utara sebagai Pintu Gerbang UKM Ekspor di Wilayah Bagian Indonesia Timur untuk Masuk Pasar Dunia'.

Pelatihan CPNE ini diikuti oleh 50 pelaku UKM di Kota Medan, yang sebagian besar bergerak di sektor industri makanan dan minuman, hasil perkebunan dan hasil laut.

Sektor-sektor tersebut merupakan sektor potensial yang ingin didorong pemerintah Sulawesi Utara untuk menjadi komoditas unggulan ekspor.

Dalam pelatihan ini, LPEI menggandeng narasumber dari Export Center Surabaya, yang sudah berpengalaman di bidang ekspor untuk memberikan pelatihan ekspor dengan modul legalitas & riset pasar ekspor, menentukan HS Code & menentukan harga ekspor.

Direktur Jenderal DJKN Kementerian Keuangan RI Rionald Silaban menyampaikan sambutannya secara daring agar semua pihak bekerja sama dan mendorong untuk meningkatkan kapasitas UKM, khususnya yang berorientasi ekspor di Sulut dan sekitarnya.

“Sulawesi Utara sudah mencatatkan capaian yang baik dalam hal ekspor, namun tidak boleh terlena akan hal itu. Sinergi dan kerja sama perlu terus ditingkatkan guna menciptakan inovasi-inovasi sebagai usaha meningkatkan ekspor di Provinsi Sulawesi Utara," ucap Rionald Silaban.

Sinergi dan kerja sama dengan LPEI ini perlu terus ditingkatkan guna menciptakan inovasi-inovasi sebagai usaha meningkatkan ekspor di Provinsi Sulawesi Utara.