Sesuai Perintah Jokowi, Mentan SYL Didampingi Ridwan Kamil Lepas Ekspor Pertanian

Sesuai Perintah Jokowi, Mentan SYL Didampingi Ridwan Kamil Lepas Ekspor Pertanian
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terus melakukan optimalisasi berbagai produk sektor pertanian di Indonesia. Foto: Humas Kementan.

Menurutnya, salah satu penopang utama pertumbuhan positif PDB sektor pertanian adalah sub sektor perkebunan dengan kontribusi pada Triwulan III-2020 Rp 163 49 triliun atau 28,59 persen.

Sementara, Ridwan Kamil mengatakan produk yang diekspor secara simbolis sebagian berasal dari Provinsi Jabar, yang memiliki tingkat kesuburan tanah tinggi,  sehingga dapat ditanami banyak komoditas pertanian.

"Yang kami banggakan ternyata semua bagian pohon kelapa memiliki nilai ekonomi. Batang kelapa bisa digunakan sebagai tiang rumah, buahnya atau airnya bahkan tempurungnya juga selain untuk kerajinan, ternyata di Timur Tengah dibutuhkan sebagai produk untuk gaya hidup," kata Ridwan.


Kegiatan Menteri KKP Ad Interim

SYL yang juga merangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim,  melepas ekspor perikanan sebanyak 1.739 ton di New Priok Container Terminal (NPCT 1), Jakarta Utara, di hari yang sama.

Selama Januari-10 Desember 2020, volume ekspor perikanan mencapai 388.655 ton, tumbuh 8,74 persen dibanding periode yang sama 2019 sebesar 357.402 ton.

Tidak hanya itu, dari sisi nilai ekspor juga mengalami peningkatan sebesar 8,09 persen dengan total Rp 20,57 triliun.

"Patut berbangga, di situasi Covid-19 ini  ekspor perikanan tumbuh 8,74 persen dari segi volume, dan tumbuh 8,09 persen dari sisi nilai," kata Syahrul.

Sehari dua kali melepas ekspor, Mentan SYL menghadirkan efisiensi berusaha di tengah pandemi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News