Setelah Dikukuhkan, Prof Dasco Bicara soal Pemilik Kedaulatan Tertinggi saat Pemilu

Setelah Dikukuhkan, Prof Dasco Bicara soal Pemilik Kedaulatan Tertinggi saat Pemilu
Momen Sidang Terbuka Senat Universitas Pakuan dalam rangka Pengukuhan Guru Besar Sufmi Dasco Ahmad sebagai Profesor Bidang Ilmu Hukum di Sentul, Jawa Barat, Kamis (1/12). Foto: Aristo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyinggung tentang pemilu ketika menyampaikan orasi ilmiah saat dirinya dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum oleh Universitas Pakuan di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/12). 

Dasco mengatakan rakyat adalah pemilik kedaulatan tertinggi saat pemilu, termasuk penentu corak pemerintahan terpilih. 

"Rakyat, lah, pula yang menentukan tujuan yang hendak dicapai oleh negara dan pemerintahannya itu," kata Dasco dalam orasinya di Sentul, Jawa Barat, Kamis (1/12).

Ketua Harian Partai Gerindra itu mengatakan jaminan dan perlindungan terhadap hak dan kebebasan warga negara menjadi pilar utama saat pemilu. 

"Maka seluruh aspek penyelenggaraan pemilihan umum harus dikembalikan kepada rakyat untuk menentukannya," ungkap dia.

Dasco kemudian menyebut penyelenggaraan pemilu secara demokratis menjadi dambaan setiap Warga Negara Indonesia (WNI). 

Pelaksanaan pemilu dikatakan berjalan secara demokratis ketika setiap WNI yang mempunyai hak pilih bisa menyalurkan suara secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

"Setiap pemilih hanya menggunakan hak pilihnya satu kali dan mempunyai nilai yang sama, yaitu satu suara. Hal ini yang sering disebut dengan prinsip one person, one vote, one," kata Dasco. 

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut penyelenggaraan pemilu secara demokratis menjadi dambaan setiap Warga Negara Indonesia (WNI). 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News