Shareef Abdur-Rahim Bersiap Jadi Asisten Pelatih

cedera Lutut Tak Kunjung Pulih

Shareef Abdur-Rahim Bersiap Jadi Asisten Pelatih
Shareef Abdur-Rahim Bersiap Jadi Asisten Pelatih
Mengawali karir sebagai top scorer Vancouver Grizzlies, dia kembali jadi andalan di Atlanta Hawks dan Portland Trail Blazers. Puncak karirnya dicapai begitu masuk tahun 2000. Tahun itu, dia terpilih masuk Dream Team, membela Amerika Serikat di Olimpiade Sydney. Bersama Jason Kidd dkk, Reef sukses meraih medali emas.

Kemudian, bersama Atlanta Hawks pada musim 2001-2002, power forward bertinggi badan 206 cm itu makin merajalela. Saking garangnya, dia sempat mencetak 50 poin dalam satu pertandingan. Sebagai hadiah, dia terpilih masuk NBA All-Star 2002.

Dalam tiga tahun terakhir, Reef membela Sacramento Kings. Meski performanya mulai menurun (seiring dengan memburuknya kondisi lutut kanan), dia tetap mencatat perolehan 18,1 poin dan 7,5 rebound per game selama karirnya. Dia juga menjadi pemain termuda keenam dalam sejarah yang mampu mencetak 10 ribu poin (sekarang total 15 ribu lebih).

Sayang, perjalanan karirnya berakhir tidak sesuai harapan. Kemarin WIB, setelah 18 bulan berkutat dengan masalah lutut, Reef memutuskan untuk pensiun. Padahal, kontraknya dengan Kings masih dua tahun lagi, bernilai di kisaran USD 6 juta per musim.

Hakeem Olajuwon dan Kareem Abdul-Jabbar adalah dua pemain muslim paling legendaris di NBA. Setelah mereka, Shareef Abdur-Rahim adalah yang paling

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News