Si Ibu Cerita tentang Kondisi Anaknya yang Divaksin Palsu, Ngeri!

Si Ibu Cerita tentang Kondisi Anaknya yang Divaksin Palsu, Ngeri!
Menkes Nila Farid Moeloek turut mendatangi lokasi Klinik Bidan Elly Novita yang berada di Jalan Raya Cantex, Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, kemarin sekira pukul 14.30 WIB. Foto: MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

Terkadang dia harus menarik napas panjang untuk kembali memulai pembicaraan. Siti menuturkan, awalnya dia menginginkan untuk vaksinasi di puskesmas. Tapi, orang tuanya memintanya untuk vaksinasi di tempat yang lebih terjamin, karena ini untuk anak pertama. 

Maka, pilihan jatuh pada Klinik Bidan Elly Novianti. ”Di tempat ini pula, saya melahirkan anak pertama saya ini,” tuturnya dengan mata yang sembab. 

Saat ditanya soal apa yang diharapkan dari pemerintah, tubuhnya bergetar. Dia menjawab,”sebentar mas, saya masih shock,” tuturnya sembari memandangi anaknya yang mulai terbangun dari tidurnya. Tiba-tiba, dia berceletuk. 

”Saya khawatir ada dampak kesehatan yang buruk pada anak saya. Itulah mengapa penting untuk mengetahui kandungan vaksin palsu ini,” ujarnya.

Kalau kandungan vaksin palsu itu diketahui, maka langkah selanjutnya bisa ditempuh. Apakah anaknya memerlukan tindakan medis lain atau hanya perlu untuk vaksin ulang. ”Saya harus menunggu dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” tuturnya ibu yang tinggal di Jalan Mabes TNI tersebut. 

Sayang, dari delapan orang tua dan anak yang terdaftar menjadi korban vaksin palsu di Klinik Bidan tersebut, tidak semuanya hadir.

Tidak berapa lama, ternyata Kabareskrim Komjen Ari Dono dan Menteri Kesehatan Nila moeloek tiba di Klinik tersebut. Keduanya ingin mengetahui secara langsung kondisi orang tua dan anak yang menjadi korban vaksin palsu. 

Nila sempat bertanya pada Dewi, ibu dari Farisa yang sekitar empat bulan lalu vaksinasi di Klinik tersebut. ”Apa yang terjadi setelah vaksinasi,” ujarnya.

JAKARTA -  Kendati kasus dugaan vaksin palsu telah terungkap sejak dua minggu lalu, ternyata orang tua sulit untuk mengelak dari jebakan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News