JPNN.com

Sido Muncul Sumbang Rp 200 Juta untuk Penanganan Gempa Bumi di Majene

Kamis, 21 Januari 2021 – 16:39 WIB
Sido Muncul Sumbang Rp 200 Juta untuk Penanganan Gempa Bumi di Majene - JPNN.com
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (pakaian putih) saat menyerahkan secara simbolis uang Rp 200 juta untuk membantu tenaga medis di Majene dan Mamuju, Sulbar di kantornya, Kamis (21/1). Foto: Sido Muncul for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk menyumbangkan uang senilai Rp 200 juta untuk para dokter yang bertugas menangani korban gempa bumi di Majene dan Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

Uang senilai Rp 200 juta tersebut akan dibelikan alat-alat medis berupa Gown Steril Ukuran M sebanyak 200 pcs, Gown Steril Ukuran L sebanyak 200 pcs dan Universal Draping Disposable Set sebanyak 300 pcs.

"Uangnya segera kami realisasi. Nanti alat-alatnya beli di sini, didistribusikan dari kantor pusat ke sana. Ini nilainya kira-kira sekitar Rp 200 juta," ungkap direktur Sido Muncul Irwan Hidayat di kantornya, Jakarta, Kamis (21/1).

Adapun bantuan senilai Rp 200 juta itu diserahkan langsung oleh Irwan Hidayat kepada Dr. M. Adib Khumaidi SpOT selaku ketua terpilih PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sekaligus sekjen PABOI (Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia) dan Koordinator PP PABOI untuk tanggap bencana Mamuju-Majene, Sulawesi Barat Dr. Lia Marliana MKes, SpOT(K).

"Kami memang sudah lama bekerja sama dalam hal memberikan bantuan kepada korban bencana alam. Sekarang di Mamuju, Majene, Sulawesi Barat kami berikan bantuan kepada tenaga medis yang melakukan tindakan operasi untuk para korban," ungkap Irwan.

Menurut Irwan, Sido Muncul memberikan bantuan kepada tenaga medis karena mereka juga kekurangan alat kesehatan untuk menunjang penanganan dan pengobatan korban gempa.

"Kalau korban, bantuannya sudah pasti banyak dari mana pun, tetapi kita memikirkan tenaga medis yang dikerahkan di tengah pandemi seperti ini sangat penting juga," lanjut  Irwan Hidayat.

Alat-alat medis tersebut diperlukan untuk pelaksanaan operasi darurat terhadap korban gempa Majene dan Mamuju.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...