JPNN.com

Silakan Nikmati, Percayalah Semua Ini Durian Jatuh, Haahaa..

Sabtu, 12 Januari 2019 – 13:36 WIB Silakan Nikmati, Percayalah Semua Ini Durian Jatuh, Haahaa.. - JPNN.com

Perlu trik juga untuk membuat durian terjaga dan terawat baik. Terutama untuk durian yang belum tua, petugas swalayan akan menutupinya dengan terpal. Tujuannya, menjaga suhu panas durian tersebut. Kemudian, jika aroma durian sudah mulai tercium, pertanda durian siap jual dan konsumsi.

Fahrur mengungkapkan, biasanya pembeli tidak melihat rasa, tapi harga. Ketika durian ditawarkan dengan harga miring sedikit saja, pembeli sudah bisa tertarik. Namun, apabila harga sedang tinggi dan tidak musim buah tersebut, pembeli juga tidak memaksakan diri. Meski begitu, tetap saja ada konsumen yang membeli durian. Bisa dibilang pencinta durian.

Menurut dia, sejauh ini, respons pembeli durian sangat bagus. Durian tak pernah sepi peminat, buah yang jadi item andalan di Hypermart. Dia mengakui, durian mampu mendatangkan konsumen alias daya tarik untuk masuk ke supermarket itu. Terutama saat weekend, pihaknya memberikan display, banner, hingga booth khusus untuk durian.

“Sehingga yang datang bisa bertubi-tubi. Durian termasuk buah eksotik yang dapat menarik perhatian pembeli,” ujarnya.

***

Kembali ke durian Melak. Penyebutan label tersebut bukan tanpa alasan. Karena durian tersebut memang tanaman asli, tumbuh dan berkembang di sekitar Melak. Bahkan, bibit tersebut sudah bersertifikasi nasional.

“Namanya durian ligit dan mawar. Yang ditemukan melalui kontes,” ujar Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Ibrahim.

Menurut dia, durian tersebut lebih baik saat dibudidayakan, ketimbang durian dari luar, seperti durian Thailand yang bernama montok sitongkong alias durian montong. Durian lokal memiliki bau lebih menyengat. “Saya tidak merekomendasikan masyarakat menanam bibit durian dari luar Kaltim,” kata dia.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...