Sindikat Polisi Gadungan Berkeliaran

Satu Tewas Ditembak, Empat Pelaku Diburu

Sindikat Polisi Gadungan Berkeliaran
Sindikat Polisi Gadungan Berkeliaran
Korban pun langsung dimasukkan ke dalam mobil operasional. Selanjutnya, disekap dan di takut-takuti dengan cara mata dilakban, tangan di borgol dan ditodong dengan menggunakan senjata. "Pelaku tidak menyebutkan pangkat dan jabatannya, mereka hanya mengaku sebagai petugas dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya," terangnya.

Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan menerangkan, kelima pelaku ini sudah beroperasi selama satu tahun. Dalam dua lokasi kejahatan mereka bisa mengantongi sedikitnya 350 juta rupiah. "Karena baru dua TKP yang bisa disampaikan kita kalkulasi sekitar 350 juta. Sedangkan, tindak kejahatan yang lainnya masih kita telusuri," tuturnya.

Rentetan kejahatan yang mereka lakukan diantaranya perampasan satu unit truk berisi larutan kuku bima dan perampasan satu unit truk berisi rinso pada Januari 2012, perampasan satu unit truk berisi susu Nestle pada bulan Februari 2012, Penculikan dan pemerasan dengan meminta tebusan Rp 140 juta dan banyak lagi.

Dalam penangkapan ke lima pelaku tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam beroperasi, diantaranya satu buah senjata Soft Gun, mobil Suzuki lost bak, aatu buah sepeda motor, satu pucuk senjata senpi jenis FN lengkap dengan megazin dan peluru, satu pucuk senjata soft gun dengan kopel bertuliskan TNI AD dan satu buah borgol.

MASYARAKAT diminta berhati-hati jika berurusan dengan pihak berwajib. Pasalnya, lima polisi gadungan yang beroperasi di Jabodetabek dan di pantura

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News