Sistem Keuangan Islam Bernilai Miliaran Dolar, Bank di Australia Luncurkan Produk Syariah

Sistem Keuangan Islam Bernilai Miliaran Dolar, Bank di Australia Luncurkan Produk Syariah
Melike Yildirim dan Ibrahim Atik telah menggunakan sistem keuangan syariah sejak beberapa tahun. (ABC News: Michael Barnett)

Salah satu bank terbesar di Australia, Bank NAB, mulai memasuki pasar keuangan Islami dengan meluncurkan produk syariah mulai Kamis ini (5/08).

Dengan populasi Muslim sekitar 600.000 jiwa, industri perbankan melaporkan potensi pasar syariah di Australia mencapai $250 miliar (sekitar Rp2.500 triliun).

Bank NAB memperkirakan pasar keuangan Islam telah tumbuh sekitar 15 persen sejak tahun 1990-an.

Pasangan suami-istri Melike Yildirim dan Ibrahim Atik termasuk contoh konsumen yang telah beralih ke sektor keuangan Islami sejak beberapa tahun terakhir.

Penafsiran mereka tentang agama Islam membuat warga Melbourne ini menghindari membayar atau menerima bunga bank.

"Bukan hanya tak boleh makan babi, tak boleh minum alkohol," ujar Ibrahim.

"Kami juga ingin menghindari bunga bank. Jika kami bisa menghindarinya, itu akan lebih baik," katanya.

Tapi hal itu sulit dipenuhi dalam sistem perbankan arus utama di Australia.

Salah satu bank terbesar di Australia telah meluncurkan produk syariah mulai hari ini

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News