Skuat Persija Dibubarkan, Tim Tagih Gaji

Skuat Persija Dibubarkan, Tim Tagih Gaji
Rahmad Darmawan. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Skuat Persija Jakarta langsung dibubarkan, setelah gagal menembus 8 Besar Piala Presiden 2015. Pembubaran ini tak serta merta menyelesaikan masalah. Ofisial tim dan pemain kembali menuntut hak mereka yang belum dibayar oleh manajemen.

Rencana klub menyongsong kompetisi Indonesia Super League (ISL) mendatang pun gelap.

"Solusi masalah persiapan ini sudah lewat. Mau pakai solusi apa lagi. Jadi, memang sudah tidak ada lagi solusinya," kata Asisten Pelatih Macan Kemayoran Satia Bagdja Ijatna kemarin.

Sebelumnya, pelatih kepala Rahmad Darmawan juga memiliki banyak kendala dalam membangun tim di turnamen Piala Presiden.

Mulai dari masalah tunggakan gaji, keterlambatan pemain datang pemusatan latihan, hingga permasalahan kartu izin tinggal sementara (Kitas) Mbida Messi yang kadaluarsa.

"Persiapan ISL musim depan, kita tidak tahu. Malam kemarin (7/9) sama Presiden (Ferry Paulus), tim ini sudah dibubarkan. Jadi, bukan pemain yang ini lagi nanti," ungkap mantan asisten Ivan Kolev di Timnas Indonesia itu.

Selain memanggil beberapa pemain lama, di ajang Piala Presiden tim pelatih juga merekrut empat legiun baru. Mereka di antara Vendry Mofu, Muhammad Nur Iskandar, James Koko Lomell dan Irsyad Maulana. Nasib pemain pinjaman ini pun sudah sudah diserahkan ke klub asalnya masing-masing.

"Jadi kita tidak tahu ke depan tim Persija kaya apa. Kita pun tidak tahu apakah masih menjadi pelatih Persija atau tidak," keluh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu.

JAKARTA - Skuat Persija Jakarta langsung dibubarkan, setelah gagal menembus 8 Besar Piala Presiden 2015. Pembubaran ini tak serta merta menyelesaikan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News